Pemerintah daerah bersama PT Nindya Karya (Persero) mempercepat pembangunan Proyek Strategis Nasional Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Sumatra Utara dan Jawa Timur untuk mengejar target penyelesaian pada Juni 2026.
Di Kota Medan, Sumatra Utara, progres pembangunan fasilitas pendidikan di atas lahan seluas enam hektare tersebut menunjukkan perkembangan yang sangat pesat.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, meninjau langsung proyek di Kecamatan Medan Tuntungan tersebut pada Kamis, 21 Mei 2026, dan mendapati realisasi fisik telah mencapai 73 persen sejak dimulai akhir Desember 2025.
"Memasuki bulan kelima, kami melihat perkembangannya sangat pesat dan sangat baik. Bahkan sudah mencapai 73 persen," ujar Rico Waas setelah meninjau proyek, seperti dilansir Antara.
Pemerintah Kota Medan berkomitmen penuh mendukung infrastruktur penunjang di sekitar sekolah, termasuk perbaikan jalan, saluran drainase baru, dan pemasangan lampu penerangan.
"Pengerjaannya kami nilai sangat maksimal, teliti, semuanya tertata rapi, bagus, fasilitasnya memadai, dan dirancang dengan konsep yang matang. Saya kira patut diberi apresiasi, putra-putri bangsa kita mampu mengerjakan proyek sekonsisten ini dalam waktu yang relatif singkat," tutur Rico Waas.
Fokus utama dari penyediaan fasilitas ini adalah memberikan pengajaran serta pelatihan terbaik bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
"Terlebih lagi, fokus utamanya adalah memastikan anak-anak yang memerlukan perhatian khusus mendapatkan fasilitas, pengajaran, dan pelatihan terbaik," ujarnya.
Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai juga menunjukkan capaian positif dengan realisasi fisik sebesar 53,71 persen, melampaui target awal 50,93 persen.
Wakil Bupati Serdang Bedagai, H. Adlin Tambunan, menyatakan optimismenya bahwa pengerjaan fisik ini akan rampung tepat waktu bersama tim pelaksana pada 20 Juni mendatang.
"Bersama Pak Ariel dan tim, kami optimis kegiatan ini dapat terselesaikan dengan baik pada 20 Juni mendatang," ujar Adlin Tambunan.
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai terus mengawal jalannya proyek agar seluruh fasilitas dapat memberikan dampak nyata bagi akses pendidikan anak-anak di daerah.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden atas pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sergai. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat memberikan dampak yang sangat baik bagi anak-anak. Sukses selalu untuk kita semua," katanya.
Pihak pelaksana di lapangan juga memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan percepatan pengerjaan berjalan optimal di sejumlah titik bangunan.
"Kami mengawal dan memastikan pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat tercapai sesuai harapan. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah berbagai tantangan di lapangan," ucap Adlin Tambunan.
Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael Umbas, melakukan kunjungan lapangan ke Deli Serdang dan Kota Medan pada Selasa, 19 Mei 2026, untuk memastikan kualitas pekerjaan.
Michael Umbas mengapresiasi capaian tim proyek di Sumatra Utara karena seluruh pembangunan struktur utama seperti atap, lantai, dan plafon sudah berjalan sangat signifikan.
“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah berbagai tantangan di lapangan,” ujar Michael Umbas.
Ia mengingatkan seluruh jajaran agar pengawasan terhadap aspek keselamatan kerja dan fungsi fasilitas tetap menjadi prioritas utama hingga tahap akhir.
“Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini sudah masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal,” lanjut Michael Umbas.
Menurutnya, hasil dari laporan berkala periode M23 membuktikan bahwa ritme percepatan pembangunan di wilayah tersebut berada di atas target rencana.
“Yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas bangunan, fungsi fasilitas, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” pungkas Michael Umbas.
Selain di Sumatra Utara, PT Nindya Karya juga sedang menggarap sembilan lokasi Sekolah Rakyat di Jawa Timur, salah satunya di Kabupaten Kediri yang kini mencapai progres 57 persen.
Proyek di Kediri berdiri di atas lahan seluas 7,6 hektare dan dirancang menjadi kawasan pendidikan terpadu dari jenjang SD hingga SMA, lengkap dengan asrama siswa, rumah susun guru, serta fasilitas olahraga.
Untuk mengatasi kendala keterbatasan armada pengangkut material dari rekanan di lapangan, BUMN ini mengambil langkah proaktif dengan mengerahkan armada internal perusahaan demi menjaga momentum pembangunan.
Project Director PT Nindya Karya, Bayu Apriyadi, menjelaskan bahwa sinergi lintas sektor ini memegang peranan krusial dalam mempercepat penyediaan infrastruktur pendidikan yang merata.
"Kami meyakini bahwa sinergi ini tidak hanya akan mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi yang lebih penting, akan membuka pintu akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat," ungkap Bayu Apriyadi melalui keterangan tertulis.
Project Manager Sekolah Rakyat Wilayah Sergai, Ariel Somadinigrat, menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan percepatan pekerjaan di sejumlah titik pembangunan agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·