Jakarta (ANTARA) — mencatat kinerja kuat pada kuartal pertama 2026 dengan pertumbuhan Net Income lebih dari 300% secara tahunan (year-on-year/YoY) serta Net Cashflow yang meningkat hampir 250% YoY.
Perusahaan yang dikenal sebagai house of brands untuk brand lokal Indonesia ini menaungi sejumlah merek lintas kategori, seperti Luxcrime, Cessa, dan Bohopanna. Kinerja positif tersebut ditopang oleh kontribusi signifikan dari portofolio brand di sektor kecantikan, fashion, serta kebutuhan ibu dan anak.
Sepanjang Q1 2026, Cessa mencatat pertumbuhan Net Income sebesar 189% YoY, sementara Luxcrime tumbuh 110% YoY. Di kategori fashion, Bohopanna membukukan pendapatan kuartalan tertinggi sejak berdiri. Adapun mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 93% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Founder dan CEO Hypefast, menyatakan capaian tersebut mencerminkan kekuatan fundamental bisnis perusahaan serta kolaborasi antara tim internal, para founder brand, dan pelanggan.
Hypefast juga menyampaikan tetap optimistis menghadapi sisa tahun 2026 di tengah dinamika global, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi bisnis.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Hypefast tengah mempersiapkan langkah menuju penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2027. Dana hasil IPO direncanakan untuk memperluas ekosistem bisnis, termasuk pengembangan distribusi offline, peningkatan kapabilitas manufaktur, serta ekspansi brand lokal ke pasar internasional, khususnya Asia Tenggara.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·