I.League Ungkap Jatah Klub Indonesia di Kompetisi Asia Musim Depan

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, mengonfirmasi di Jakarta pada Jumat (17/4/2026) bahwa Indonesia saat ini masih memiliki dua jatah slot untuk kompetisi antarklub Asia musim 2026-2027. Kepastian ini muncul di tengah kabar rencana Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menambah jumlah peserta AFC Champions League (ACL) Elite.

Hingga saat ini, I.League masih merujuk pada regulasi entri yang menetapkan perwakilan Indonesia harus melalui babak kualifikasi. Meskipun ada wacana penambahan peserta ACL Elite dari 24 menjadi 31 tim, pembagian detail untuk masing-masing negara anggota belum diputuskan secara resmi oleh AFC.

Asep Saputra menekankan bahwa pihak pengelola liga tidak ingin mendahului pengumuman resmi mengenai kemungkinan perubahan status kuota tersebut. Ia menegaskan pentingnya menunggu hasil pertemuan resmi otoritas sepak bola Asia.

“(Rencana kompetisi AFC, kami belum bisa berspekulasi) Karena keputusan akhir itu baru disampaikan AFC setelah mereka menggelar AFC Committee Competition Meeting,” ujar Asep Saputra, Direktur Operasional I.League.

Berdasarkan ketentuan saat ini, jatah Indonesia terbagi menjadi satu tiket play-off untuk AFC Champions League Two dan satu tiket play-off untuk AFC Challenge League. Juara Super League 2025-2026 diproyeksikan mengisi slot ACL 2, sedangkan peringkat kedua menuju kasta ketiga kompetisi Asia.

Asep menjelaskan bahwa posisi Indonesia di kancah Asia untuk musim 2027-2028 akan sangat ditentukan oleh perolehan poin koefisien dalam pemeringkatan mendatang.

“Kita tetap berpengangan, sampai hari ini, masih dengan slot yang sesuai dengan entry regulation dari AFC untuk kita hanya jatah dengan musim 2026/27 ini satu play-off di ACL 2 dan satu play-off di AFC Challange League,” jelas Asep Saputra.

Persib Bandung yang kini memimpin klasemen dengan 64 poin menjadi kandidat kuat pengisi jatah tersebut, apalagi klub asal Jawa Barat ini sudah mengantongi lisensi klub AFC sebagai syarat administratif utama. Kelengkapan lisensi ini memungkinkan Persib tampil tanpa hambatan jika nantinya mendapat jatah langsung ke ACL Elite.

I.League tetap memantau pergerakan ranking kompetisi Indonesia di AFC yang dijadwalkan rilis pada Mei mendatang untuk memetakan jatah musim-musim berikutnya.

“Untuk yang kompetisi 2027-28, kalau berdasarkan entry regulation, kita tunggu ranking terakhir (kita) di AFC di bulan Mei besok,” tutur Asep Saputra.

Pihak liga memilih untuk bersikap pasif namun siap mengikuti segala perubahan kebijakan yang mungkin terjadi setelah rapat komite kompetisi AFC selesai dilaksanakan.

“Tapi, sekali lagi, kalau ada hal yang baru, kita nantikan saja. Kita tidak mau berspekulasi,” pungkas Asep Saputra.