Manajemen AC Milan kini tengah berada di bawah tekanan besar akibat performa buruk tim sepanjang musim ini. Padahal, klub berjuluk Rossoneri tersebut sudah menggelontorkan dana besar pada bursa transfer musim panas lalu.
Dampak dari keterpurukan ini membuat posisi Direktur Olahraga AC Milan, Igli Tare, kini berada di ujung tanduk. Dilansir dari Detik Sport, Tare dikabarkan bakal menjadi korban pertama yang akan didepak dari jabatannya untuk musim depan.
Langkah agresif AC Milan pada musim panas lalu ditandai dengan belanja pemain yang menembus angka lebih dari 100 juta euro. Christopher Nkunku dan Ardon Jashari menjadi rekrutan termahal dalam proyek besar tersebut.
Di bawah asuhan pelatih Massimiliano Allegri, AC Milan sebenarnya sempat menunjukkan performa menjanjikan pada sepertiga awal musim. Namun, penampilan mereka merosot tajam setelah memasuki paruh kedua musim, terutama pada sektor lini serang.
Akibat penurunan performa ini, AC Milan akhirnya gagal mengamankan gelar juara. Tidak hanya itu, mereka juga terancam gagal menembus zona Liga Champions yang menjadi target utama klub musim ini.
Kondisi tersebut memicu kritik tajam dari publik terhadap jajaran manajemen AC Milan. Selain Igli Tare, CEO Gary Cardinale juga tidak luput dari sorotan atas situasi pelik yang dihadapi klub.
Berdasarkan laporan MilanNews24, Igli Tare dianggap gagal dalam menyusun strategi transfer pemain yang berujung pada penurunan performa tim. Selain masalah transfer, Tare kabarnya juga terlibat perselisihan paham dengan penasihat klub, Zlatan Ibrahimovic, serta pelatih Massimiliano Allegri.
Kendati demikian, pemecatan Tare dinilai bukan akhir dari pembenahan internal klub. Pihak RedBird selaku pemilik saham mayoritas AC Milan bersiap melakukan evaluasi total terhadap kinerja keseluruhan tim.
Nasib Massimiliano Allegri sebagai juru taktik juga berada dalam ketidakpastian. Allegri bahkan bisa saja menyusul Tare untuk dipecat apabila gagal membawa tim lolos ke kompetisi Liga Champions musim depan.
Saat ini, AC Milan masih tertahan di peringkat keempat klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 67 poin dari 36 pertandingan. Posisi mereka sangat rentan karena hanya unggul secara head-to-head dari AS Roma yang membayangi di peringkat kelima dengan dua laga tersisa.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·