IHSG Berpotensi Uji Level 6.700 Usai Rebalancing Indeks MSCI

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mengalami koreksi hingga menguji level 6.700 pada perdagangan Rabu (13/5). Proyeksi pelemahan ini menyusul pengumuman hasil rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menghapus sejumlah saham emiten asal Indonesia.

Kondisi pasar modal saat ini juga dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar Rupiah yang menyentuh rekor terendah baru di level Rp 17.525 per Dolar AS. Analis Phintraco Sekuritas mencatat bahwa pada penutupan Selasa (12/5), IHSG telah melemah 0,68 persen ke posisi 6.858,90 akibat antisipasi pasar terhadap perubahan bobot indeks global tersebut.

"Diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 6.700. Perlu diwaspadai koreksi lanjutan karena pengumuman MSCI dan menjelang libur long weekend," kata analis Phintraco Sekuritas dalam catatannya, Rabu (13/5).

Lembaga riset tersebut menyoroti adanya sentimen negatif jangka pendek karena jumlah saham yang dikeluarkan dari indeks ternyata lebih banyak dibandingkan estimasi awal pelaku pasar. Dalam pembaruan MSCI Global Standard Indexes, tidak ada emiten Indonesia yang ditambahkan, namun enam saham yakni AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT resmi dihapus.

"Pengumuman rebalancing indeks MSCI Mei 2026, ternyata lebih banyak saham yang dikeluarkan dari perkiraan pasar sebelumnya. Sehingga diperkirakan akan menjadi sentimen negatif dalam jangka pendek," kata Phintraco menambahkan.

Selain sentimen MSCI, faktor eksternal turut memicu sikap waspada investor, terutama rencana pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada 13-15 Mei. Pertemuan tersebut diperkirakan membahas isu geopolitik terkait Iran menyusul kunjungan Menteri Luar Negeri Iran ke China pekan lalu.

Analis MNC Sekuritas juga memberikan proyeksi senada bahwa pergerakan indeks hari ini masih didominasi oleh tekanan jual yang membentuk pola lower low. Berdasarkan analisis teknikal, posisi IHSG saat ini dinilai rawan untuk kembali terkoreksi lebih dalam ke rentang support tertentu.

"Worst case, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.644-6.727, waspadai area gap yang berada di 6.538-6.585. Adapun area penguatan terdekat IHSG berada di 6.870-6.895," kata analis dalam catatannya.

Sementara itu, perubahan juga terjadi pada MSCI Small Cap Indexes dengan masuknya saham AMRT sebagai konstituen baru. Sebaliknya, sebanyak 13 saham dihapus dari kategori ini, meliputi ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, dan TAPG.