Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pelemahan pada pembukaan perdagangan Senin (11/5/2026) pagi hingga merosot ke zona merah di level 6.900-an. Penurunan indeks domestik ini terjadi seiring dengan pergerakan variatif yang cenderung melemah pada sejumlah bursa saham utama di kawasan Asia.
Data dari RTI menunjukkan bahwa IHSG berada di posisi 6.935,42 pada pukul 9.15 WIB, yang mencerminkan penurunan sebesar 0,49 persen atau setara 33,96 poin. Saat pasar baru dibuka, indeks sempat menyentuh angka 6.959,94 dengan rentang fluktuasi antara level tertinggi 6.968,92 dan level terendah 6.846,63 sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Aktivitas perdagangan di bursa mencatatkan volume transaksi sebanyak 7,08 miliar lembar saham. Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 3,34 triliun dengan frekuensi perdagangan yang terjadi sebanyak 487.656 kali.
Kondisi pasar didominasi oleh koreksi harga, di mana sebanyak 422 saham terpantau melemah. Sementara itu, 169 saham berhasil menguat dan 137 saham lainnya bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pelemahan ini selaras dengan kondisi pasar modal di Asia, di mana indeks Nikkei turun 0,32 persen dan Hang Seng juga melemah 0,32 persen. Sebaliknya, Shanghai Composite Index menunjukkan tren berbeda dengan berhasil menguat sebesar 0,58 persen.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·