IHSG Menguat ke Level 7.636 pada Penutupan Sesi I Jumat

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan sebesar 0,2 persen ke posisi 7.636,88 pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (17/4/2026), didorong oleh performa positif sejumlah saham berkapitalisasi besar. Pergerakan indeks di zona hijau ini dipicu oleh penguatan signifikan saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Data perdagangan menunjukkan IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.673,85 setelah dibuka pada level 7.645,8 pagi tadi, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz. Hingga jeda siang, volume transaksi mencapai 23,88 miliar saham dengan nilai transaksi Rp8,2 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 1,38 juta kali.

Saham ASII memimpin penguatan dengan kenaikan 3,23 persen ke level Rp6.400, disusul BREN yang melonjak 2,77 persen ke posisi Rp6.500 per saham. Sementara itu, saham BRPT turut menguat 1,32 persen ke level Rp2.300 pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini.

Sebanyak 331 saham terpantau mengalami kenaikan harga, berbanding terbalik dengan 291 saham yang melemah, serta 194 saham lainnya stagnan. Sektor transportasi, teknologi, dan barang baku menjadi motor utama penguatan dengan kenaikan masing-masing 1,81 persen, 1,03 persen, dan 0,89 persen.

Daftar Saham Penopang IHSG Sesi I (17/4/2026)EmitenKontribusi Poin
Astra International (ASII)8,01
Barito Renewables Energy (BREN)6,48
Mora Telematika Indonesia (MORA)3,15
Bank Rakyat Indonesia (BBRI)3,15
Chandra Asri Pacific (TPIA)3,11
Petrindo Jaya Kreasi (CUAN)2,41
Amman Mineral Internasional (AMMN)2,28
Multipolar Technology (MLPT)2,23
Barito Pacific (BRPT)1,69
Bumi Resources Minerals (BRMS)1,5

Sentimen positif pasar juga dipengaruhi oleh kabar geopolitik global terkait pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai potensi gencatan senjata antara AS-Iran serta Israel-Libanon. Analisis Panin Sekuritas menyebutkan bahwa membaiknya hubungan tersebut menjadi katalis pendorong bagi pergerakan indeks hari ini.

“Saat ini investor sedang mencermati arah negosiasi dagang AS–Iran serta Israel Lebanon yang diharapkan positif," sebut riset Panin Sekuritas.

Kondisi teknikal pasar saat ini menunjukkan indikator Stochastic RSI berada pada area jenuh beli (overbought) dengan histogram positif pada MACD yang mulai menyempit. Meski demikian, pergerakan indeks diperkirakan masih memiliki ruang untuk berfluktuasi dalam rentang tertentu pada sesi berikutnya.

“With kondisi tersebut, diperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 7.600–7.700 pada sesi kedua perdagangan hari ini,” papar Phintraco dalam catatannya, Jumat.