Manajer Incheon United Yoon Jung-hwan melakukan perombakan besar-besaran pada susunan pemain utama menjelang pertandingan pekan ke-14 K League 1 2026 melawan Pohang Steelers di Stadion Sepak Bola Incheon, Selasa, 12 Mei 2026 pukul 19.30 waktu setempat.
Langkah ekstrem dengan mengganti delapan pemain inti tersebut diambil guna menyiasati keterbatasan skuad dan jadwal kompetisi yang padat. Incheon yang berada di posisi kelima saat ini sedang berupaya menggeser Pohang dari peringkat keempat klasemen sementara.
Meskipun timnya baru saja meraih kemenangan telak 3-0 atas Kimcheon Sangmu, Yoon Jung-hwan mengakui bahwa ketajaman lini serang tetap menjadi persoalan utama. Dirinya merasa perlu melakukan manajemen fisik terhadap para pemain pilar yang tersisa.
"Saya masih merasa khawatir mengenai hal tersebut," jawab Yoon Jung-hwan saat ditanya apakah kekhawatiran soal daya serang tim sudah berkurang, sebagaimana dilansir dari starnewskorea.com.
Pelatih berusia 53 tahun itu menjelaskan bahwa minimnya pilihan pemain membuat penyusunan strategi menjadi sangat menantang. Tim pelatih harus menerapkan konsep permainan yang berbeda antara babak pertama dan kedua untuk memaksimalkan sumber daya yang ada.
"Skuad kami tipis, dan dengan absennya pemain-pemain kunci, sulit untuk menetapkan susunan pemain utama. Kami harus bermain dengan pemain yang tersedia, jadi kami memutuskan untuk mengistirahatkan mereka yang bisa beristirahat dan bersiap dengan konsep berbeda untuk babak pertama dan kedua," kata Yoon Jung-hwan.
Salah satu kehilangan terbesar Incheon adalah absennya penyerang utama Mugosa. Menanggapi rasa penasaran para penggemar mengenai masa pemulihan sang striker, manajer memberikan indikasi bahwa proses kembalinya Mugosa ke lapangan masih memakan waktu cukup lama.
"Dia kemungkinan tidak akan kembali pada bulan Juli," ujar Yoon Jung-hwan sambil tersenyum.
Manajer kemudian memberikan penegasan lebih lanjut mengenai jadwal kembalinya pemain asal Montenegro tersebut ke dalam skuad.
"Saya berharap dia bisa bermain mulai bulan Juli dan seterusnya," tambah Yoon Jung-hwan.
Strategi penghematan tenaga juga terlihat di sektor tengah dengan diturunkannya pemain muda Seo Jae-min untuk menggantikan Lee Myung-joo. Selain masalah kebugaran, Incheon dipastikan tampil tanpa bek Juan Ibeza dan bek sayap Lee Sang-gi akibat akumulasi kartu kuning.
"Kami memiliki pemain seperti Kim Dong-min dan Kim Geon-hee yang sudah bermain bersama selama satu tahun sejak tahun lalu, jadi kami menaruh harapan pada mereka," jelas Yoon Jung-hwan mengenai absennya Ibeza.
Di balik krisis komposisi pemain, lini pertahanan Incheon menunjukkan performa yang cukup stabil dengan hanya kebobolan satu gol dalam empat laga terakhir. Hal ini merupakan hasil dari perubahan skema dari formasi 5-3-2 kembali ke sistem empat bek.
"Kami mengubah pendekatan tekanan kami. Kami menilai formasi 5-3-2 yang kami gunakan sebelumnya tidak efisien untuk tim kami, jadi kami beralih kembali ke empat bek," pungkas Yoon Jung-hwan.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·