Beijing (ANTARA) - konomi kelautan China terus mencatatkan kemajuan dalam pembangunan berkualitas tinggi pada 2025, dengan indeks pembangunan utama meningkat 2,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 128,8, demikian menurut Indeks Pembangunan Ekonomi Kelautan China (China Ocean Economic Development Index) 2026 yang dirilis pada Rabu (10/6) oleh Kementerian Sumber Daya Alam China.
Disusun oleh Layanan Data dan Informasi Kelautan Nasional (National Marine Data and Information Service) China, indeks tersebut menggunakan 2015 sebagai tahun dasar dan 100 sebagai nilai dasar.
Indeks tersebut memberikan penilaian kuantitatif terhadap ekonomi kelautan China dalam berbagai bidang, termasuk skala dan kinerja pembangunan, optimalisasi dan peningkatan struktural, konservasi dan pemanfaatan sumber daya, aktivitas ekonomi dan perdagangan luar negeri serta kesejahteraan masyarakat.
Produk laut bruto (PLB) China mencapai 11 triliun yuan (1 yuan = Rp2.652) pada 2025, naik 5,5 persen dari tahun sebelumnya. Subindeks untuk skala dan kinerja pembangunan naik 1,7 persen menjadi 128,1. Sementara jumlah entitas ekonomi kelautan di industri-industri utama yang dipantau meningkat 6,2 persen, menunjukkan penguatan vitalitas pasar.
Indeks itu menunjukkan bahwa struktur industri kelautan terus membaik. Nilai tambah industri kelautan emerging tumbuh 7,3 persen. Sementara inovasi mengalami kemajuan di bidang-bidang seperti elektrolisis langsung air laut alami untuk memproduksi hidrogen dan mengekstraksi magnesium secara bersama-sama, tenaga angin lepas pantai serta model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) maritim.
Pengembangan dan pemanfaatan sumber daya kelautan juga mengalami peningkatan. Perizinan baru untuk pemanfaatan laut dan pulau mencakup 372.000 hektare pada 2025, melibatkan investasi lebih dari 921,8 miliar yuan (1 yuan = Rp2.652). Output minyak mentah dan gas alam lepas pantai masing-masing naik 3,4 persen dan 17 persen. Sementara pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai meningkat 3,3 persen.
Meski menghadapi tekanan eksternal, perdagangan luar negeri terkait kelautan tetap mencatatkan pertumbuhan yang stabil. Nilai impor dan ekspor barang melalui jalur laut meningkat 1,7 persen (yoy), menyumbang 61,5 persen dari total perdagangan barang China. Sementara throughput kargo perdagangan luar negeri yang ditangani di pelabuhan-pelabuhan pesisir naik 4,7 persen.
Indeks tersebut juga menunjukkan peningkatan berkelanjutan dalam lingkungan ekologi laut dan kesejahteraan masyarakat. Proporsi perairan pesisir dengan kualitas air yang baik mencapai 84,9 persen, naik 1,2 poin persentase. Sementara sektor pariwisata bahari, termasuk wisata pulau, pelayaran, dan olahraga air, tetap menonjol sebagai sektor unggulan.
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
5 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·