Indeks Ketimpangan Gender Jakarta terendah secara nasional

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melaporkan Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Jakarta pada 2025 tercatat sebesar 0,144, dan menjadi yang terendah secara nasional.

"Ketimpangan terendah atau kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan paling baik di DKI Jakarta dibandingkan provinsi lain. Dan secara perbandingan, IKG nasional adalah 0,402, jauh di atas dari IKG DKI," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, Selasa.

IKG mengukur ketimpangan antara laki-laki dan perempuan yang dilihat dari tiga dimensi, yaitu kesehatan reproduksi, pemberdayaan dan keterlibatan di pasar tenaga kerja.

IKG bergerak dari 0-1. Semakin kecil nilai IKG, maka semakin rendah tingkat ketimpangan gender yang terjadi, atau ketimpangan menjadi semakin baik antara laki-laki dan perempuan.

"Perbaikan terjadi pada seluruh dimensi penyusun IKG, terutama pada dimensi kesehatan reproduksi yang semakin baik serta peningkatan capaian pendidikan perempuan," ujar Kadarmanto.

Baca juga: Pekerja informal di Jakarta meningkat pada Februari 2026

Dia juga menyebutkan IKG DKI Jakarta terus mengalami penurunan dalam empat tahun terakhir. Pada 2022, IKG Jakarta tercatat sebesar 0,320, kemudian menurun menjadi 0,256 pada 2023, lalu 0,147 pada 2024.

"IKG DKI turun menjadi 0,144 atau turun sebesar 0,003 poin dibandingkan IKG tahun 2024, yang mencerminkan penurunan ketimpangan gender di DKI Jakarta," tutur Kadarmanto.

Kendati IKG DKI Jakarta terendah secara nasional, masih terdapat variasi ketimpangan antarwilayah kabupaten/kota. Ketimpangan tertinggi tercatat di Kabupaten Kepulauan Seribu dengan angka 0,199, sementara Jakarta Selatan menjadi yang terendah dengan angka 0,124.

"Ketimpangan terendah ada di Jakarta Selatan, diikuti Jakarta Timur (0,130), kemudian Jakarta Pusat (0,142), Jakarta Barat (0,147), Jakarta Utara (0,175), dan Kepulauan Seribu," ungkap Kadarmanto.

Baca juga: Jumlah pengangguran di Jakarta turun jadi 334 ribu orang

Baca juga: Ekonomi Jakarta tumbuh 5,59 persen pada triwulan I-2026

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.