Pemilik Inter Miami, Jorge Mas, mulai menyusun strategi jangka panjang klub untuk menghadapi masa pensiun Lionel Messi yang diprediksi akan mengakhiri kariernya setelah kontraknya habis pada akhir tahun 2028. Mantan rekan setim Messi, Sergio Aguero, menyebut faktor kenyamanan keluarga di Florida menjadi alasan utama sang bintang tetap bertahan di Amerika Serikat.
Prediksi mengenai akhir karier kapten timnas Argentina tersebut muncul seiring dengan sistem kompetisi MLS yang menggunakan kalender masehi penuh. Aguero menilai Messi yang akan menginjak usia 39 tahun pada Juni mendatang kemungkinan besar tidak akan mencari klub baru setelah masa baktinya di Miami selesai.
"Setelah Piala Dunia 2026 dan sisa kontraknya di Inter Miami, saya rasa Leo (panggilan akrab Messi-red) tidak memikirkan apa-apa lagi untuk pensiun," jelas Aguero dilansir dari Tribuna.
Aguero menambahkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Messi berdasarkan kondisi fisiknya. Menurutnya, atmosfer kota Miami yang dipenuhi komunitas Amerika Latin membuat sang pemain merasa sangat tenang dan dicintai.
"Tapi tentu, semua tergantung kepadanya. Leo paling tahu sampai mana batas fisiknya," tambah Aguero.
Pemain berjuluk La Pulga itu tetap dianggap memiliki ambisi tinggi meski sudah meraih banyak prestasi. Aguero menekankan bahwa mentalitas juara Messi tidak berubah walaupun bermain di liga yang berbeda dari Eropa.
"Jelas dia bahagia dan tenang di sana. Dia berada di kota yang indah, sangat nyaman, banyak orang Latin mencintainya," tambah Aguero.
Aguero menyatakan semangat bermain Messi masih sama seperti masa-masa keemasannya dahulu. Penyerang legendaris tersebut menutup pernyataannya dengan menegaskan sifat kompetitif sahabatnya tersebut.
"Leo adalah orang yang kompetitif dan benci kekalahan. Dia masih main dengan semangat yang sama," tutup Aguero.
Di sisi lain, Jorge Mas selaku pemilik klub menegaskan bahwa Inter Miami harus tetap menjaga standar keunggulan meskipun tanpa kehadiran sang mega bintang di masa depan. Manajemen klub berkomitmen untuk terus mendatangkan pemain kelas dunia dan mengembangkan talenta muda demi menjaga identitas tim sebagai juara MLS Cup.
"I want to enjoy Messi's presence as long as he is with us, for the next two years," jelas Mas seperti dikutip Mundo Deportivo.
Mas mengakui adanya tekanan dari penggemar yang sudah mulai bertanya-tanya tentang sosok pengganti nomor punggung 10 tersebut. Namun, ia menekankan pentingnya membangun rasa kebersamaan antara bintang senior dan pemain muda potensial.
"Our fans keep asking who the next player will be. We are always looking to sign star players, but also young talent, to give our fans a sense of community. What matters to our fans is competing and winning," tegas Mas.
Ambisi Inter Miami juga mencakup pengembangan infrastruktur melalui pembukaan stadion permanen dan kompleks hiburan baru yang baru diresmikan tiga minggu lalu. Mas melihat pasar sepak bola Amerika Serikat masih memiliki potensi besar yang belum tersentuh sepenuhnya oleh industri olahraga global.
"The next step is to keep working to build a great team in a market as big as the United States, but the league there is only ranked fifth in terms of domestic audience," tambahnya.
Pengusaha asal Amerika Serikat tersebut merasa bangga melihat dampak budaya yang dibawa klub, terutama saat merayakan gelar juara pada Desember lalu. Ia menyoroti fenomena banyaknya warga yang mengenakan jersi merah muda di seluruh penjuru kota Miami.
"This is a huge market that has not been fully exploited," lanjut Mas.
Klub saat ini fokus memaksimalkan jangkauan komersial dan mempertahankan dominasi di liga musim ini. Proyek kawasan hiburan baru diharapkan dapat memperkuat fondasi klub sebagai pilar utama sepak bola Amerika Utara dalam jangka panjang.
"We opened a new stadium in Miami three weeks ago, not just as a stadium, but as a place for entertainment, shopping and experiences. One of the most satisfying moments for me was when we won the championship in December and I saw families around me celebrating our achievement. You walk around Miami and all you see are pink jerseys. It is important to change the cultural impact we can have on football," ungkap Mas.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·