Inter Milan berhasil memastikan diri sebagai juara Coppa Italia musim 2025/2026 setelah menundukkan SS Lazio pada partai final di Stadion Olimpico, Roma. Laga yang berlangsung pada Kamis, 14 Mei 2026 dini hari WIB tersebut berakhir dengan keunggulan tim tamu.
Kemenangan meyakinkan dengan skor 0-2 ini membawa Nerazzurri pulang dengan trofi kesepuluh mereka di kompetisi tersebut. Keberhasilan ini sekaligus menyempurnakan performa fantastis mereka musim ini, sebagaimana dikutip dari Medcom.
Dua gol penentu kemenangan Inter tercipta seluruhnya pada paruh pertama pertandingan. Gol pembuka berawal dari kesalahan Adam Marusic pada menit ke-14, diikuti oleh gol dari kapten tim, Lautaro Martinez, di menit ke-35.
Gelar juara ini memiliki arti penting bagi Inter Milan karena mereka resmi mengawinkan gelar juara setelah sebelumnya mengamankan trofi Serie A. Pencapaian double winners ini merupakan pengulangan sejarah sukses klub pada musim 2009/2010 silam.
Pada masa itu, Inter yang dilatih oleh Jose Mourinho meraih prestasi serupa. Kini, di bawah arahan pelatih Cristian Chivu, klub asal Milan tersebut kembali menegaskan dominasinya di kancah domestik pada musim perdana sang pelatih.
Dominasi atas Lazio juga semakin terlihat karena pada pekan sebelumnya, Inter mampu meraih kemenangan telak 0-3 atas lawan yang sama di liga. Hasil di final ini menjadi penegasan superioritas anak asuh Chivu terhadap pasukan Biancoceleste.
Jalannya Pertandingan Final
Inter Milan langsung memegang kendali permainan sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan yang intens membuahkan hasil di menit ke-14 saat bola sepak pojok Federico Dimarco salah diantisipasi oleh bek Lazio, Adam Marusic, sehingga masuk ke gawang sendiri.
Keunggulan satu gol tidak membuat Inter mengendurkan serangan, sementara skuad Maurizio Sarri tampak kesulitan menembus lini tengah yang solid. Pada menit ke-35, Denzel Dumfries berhasil merebut bola dan mengirimkan assist kepada Lautaro Martinez untuk menggandakan skor.
Memasuki babak kedua, Lazio berupaya bangkit dan meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Tijjani Noslin sempat mengancam pertahanan Inter, namun sepakannya masih belum mampu menemui sasaran.
Lazio hampir saja memperkecil kedudukan lewat peluang yang didapat oleh Boulaye Dia. Namun, kiper Inter, Josep Martinez, tampil gemilang dengan aksi penyelamatan sigap yang menjaga keunggulan timnya hingga laga berakhir.
| 4-3-3 | Edoardo Motta; Adam Marusic, Mario Gila, Alessio Romagnoli, Nuno Tavares; Toma Basic, Patric, Kenneth Taylor; Gustav Isaksen, Tijjani Noslin, Mattia Zaccagni. | Maurizio Sarri |
| 3-5-2 | Josep Martinez; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Piotr Zielinski, Petar Sucic, Federico Dimarco; Marcus Thuram, Lautaro Martinez. | Cristian Chivu |
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·