Los Angeles FC (LAFC) dijadwalkan bertandang ke markas St. Louis City di Energizer Park pada laga lanjutan Major League Soccer (MLS) hari Kamis, 14 Mei 2026. Pertandingan ini menjadi laga ke-12 bagi tim asuhan Marc Dos Santos tersebut dalam jadwal kompetisi yang sangat padat sejak awal April lalu.
Kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama setelah LAFC menelan kekalahan telak 4-1 dari Houston Dynamo pada pekan sebelumnya. Hasil buruk tersebut menyusul kegagalan mereka di semifinal Piala Champions CONCACAF setelah disingkirkan oleh wakil Meksiko, Toluca, dengan agregat skor 5-2.
Manajer LAFC, Marc Dos Santos, menyatakan bahwa rentetan jadwal ini memberikan beban besar bagi skuatnya yang saat ini duduk di peringkat ketiga Wilayah Barat. Ia mengakui bahwa kelelahan mulai memengaruhi performa tim di lapangan hijau belakangan ini.
"It shows right now that we're paying the price, a little bit, for everything since the beginning of the season," ujar Marc Dos Santos, Pelatih LAFC.
Meski dalam tren negatif, Dos Santos meyakini anak asuhnya memiliki mentalitas yang kuat untuk bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen. Ia tetap menaruh kepercayaan penuh kepada seluruh pemain untuk mengakhiri periode sulit ini dalam laga tandang mendatang.
"But I know we'll get out of it. I know the group. I know the mentality. I know what they want, so I have full confidence that we're going to bounce back," kata Marc Dos Santos, Pelatih LAFC.
Kurangnya waktu istirahat dan sesi latihan taktis menjadi kendala utama bagi staf kepelatihan untuk melakukan evaluasi mendalam. LAFC tercatat memainkan delapan pertandingan sepanjang April dan telah menjalani tiga laga di awal Mei tahun ini.
"The biggest problem is we don't have time to breathe," tambah Marc Dos Santos, Pelatih LAFC.
Dos Santos menekankan bahwa sulit bagi tim untuk memperbaiki kesalahan teknis ketika frekuensi pertandingan sangat tinggi. Setiap kali tim ingin bekerja pada aspek tertentu, mereka sudah harus bersiap untuk pertandingan berikutnya.
"As soon as we want to train or work on something, we're playing another game, then playing another game. That's the hardest part for us right now," jelas Marc Dos Santos, Pelatih LAFC.
Di sisi lain, St. Louis City yang dilatih oleh Yoann Damet berada di posisi kedua terbawah klasemen wilayah namun membawa modal positif setelah menang 1-0 atas Colorado Rapids. Kemenangan tersebut merupakan catatan nirbobol pertama mereka musim ini yang dikawal oleh penjaga gawang Roman Burki.
Statistik Opta menunjukkan LAFC memiliki rekor dominan dengan mencatatkan enam kali nirbobol dalam tujuh pertemuan terakhir melawan St. Louis City. Bintang LAFC, Son Heung-min, diprediksi akan menjadi ancaman utama setelah mencatatkan delapan assist sepanjang musim reguler ini.
| Kiper | Roman Burki | Lloris |
| Pelatih | Yoann Damet | Marc Dos Santos |
| Pemain Kunci | Eduard Lowen | Son Heung-min |
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·