Arus modal asing yang masuk ke Indonesia tercatat menyentuh angka Rp 250 triliun pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan sebesar 8,5 persen secara tahunan. Capaian ini menyumbang 50,1 persen dari total realisasi investasi nasional periode Januari hingga Maret 2026 yang mencapai Rp 498,8 triliun.
Dilansir dari Money, pertumbuhan positif juga terjadi pada sektor penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang membukukan nilai Rp 248,8 triliun. Angka tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani memaparkan bahwa aliran modal didominasi oleh negara-negara di kawasan Asia. Singapura kembali mengukuhkan posisinya sebagai investor terbesar bagi pasar domestik Indonesia pada awal tahun ini.
"Singapura konsisten dari segi pencatatannya sebagai negara terbesar investasi ke Indonesia yakni 4,6 miliar dollar AS," ujar Rosan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Data kementerian menunjukkan Hongkong menyusul di posisi kedua dengan 2,7 miliar dollar AS, diikuti China sebesar 2,2 miliar dollar AS. Amerika Serikat berada di urutan keempat dengan 1,3 miliar dollar AS dan Jepang di posisi kelima dengan 1 miliar dollar AS.
Distribusi modal asing tersebar secara signifikan di beberapa wilayah strategis dengan Jawa Barat sebagai tujuan utama. Provinsi ini menarik dana sebesar 3,1 miliar dollar AS atau setara Rp 51,15 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.500 per dollar AS.
DKI Jakarta menempati peringkat kedua tujuan investasi asing dengan nilai 1,9 miliar dollar AS. Wilayah luar Jawa juga mencatatkan angka tinggi seperti Sulawesi Tengah sebesar 1,8 miliar dollar AS, Maluku Utara 1,3 miliar dollar AS, dan Kepulauan Riau sebesar 900 juta dollar AS.
Sektor industri logam dasar dan barang logam menjadi lapangan usaha yang paling banyak menyerap modal asing dengan total nilai mencapai 3,7 miliar dollar AS. Subsektor jasa lainnya mengikuti dengan perolehan investasi sebesar 2,1 miliar dollar AS.
Bidang pertambangan mencatatkan realisasi masuknya dana asing sebesar 1,1 miliar dollar AS pada triwulan pertama ini. Sementara itu, subsektor perumahan serta kawasan industri berbagi porsi yang sama dengan sektor listrik, gas, dan air pada angka 900 juta dollar AS.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·