Moskow (ANTARA) - Juru bicara Komando Militer Khatam al-Anbiya Iran menyatakan bahwa negaranya akan segera membalas aksi penyitaan kapalnya yang dilakukan militer Amerika Serikat di Teluk Oman.
Sebelumnya Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi penyitaan kapal dagang Iran Touska yang berupaya menerobos blokade AS di Teluk Oman.
Menurutnya, kapal Iran tersebut kini berada di bawah kendali AS.
"Kami memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan segera merespons tindakan tersebut dan membalas pembajakan bersenjata yang dilakukan militer AS ini," kata juru bicara komando militer Iran, seperti dikutip Reuters.
Pada 13 April, Angkatan Laut AS mulai menutup semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz, yang menyumbang sekitar 20 persen dari pasokan minyak, produk minyak bumi, dan LNG global.
Washington menegaskan bahwa kapal-kapal non-Iran bebas melewati Selat Hormuz selama mereka tidak membayar bea masuk ke Teheran.
Otoritas Iran belum mengumumkan pemberlakuan bea masuk, tetapi telah membahas rencana tersebut.
Sumber: Sputnik
Baca juga: AS cegat kapal Iran terobos blokade di Teluk Oman
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·