KORPS Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan bahwa serangan terhadap kapal dagang atau kapal tanker minyak Iran akan dibalas dengan serangan besar terhadap target Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
“Peringatan! Setiap agresi terhadap kapal tanker minyak dan kapal dagang Iran akan dibalas dengan serangan besar terhadap salah satu pusat milik Amerika di kawasan dan kapal-kapal musuh,” kata Komando Angkatan Laut IRGC seperti dikutip kantor berita Fars News Agency dan dilansir Anadolu pada Ahad, 10 Mei 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Komandan Angkatan Dirgantara IRGC, Majid Mousavi, mengatakan rudal dan drone Iran telah mengunci target musuh. "Kami tinggal menunggu perintah peluncuran," katanya.
Peringatan itu muncul setelah Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan akan mengerahkan kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris ke Timur Tengah untuk bersiap dalam kemungkinan misi multinasional melindungi pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Kapal perang HMS Dragon, kapal perusak tipe 45 yang sebelumnya ditempatkan di Mediterania timur dekat Siprus, akan disiagakan di kawasan tersebut dan siap bergabung dalam inisiatif maritim yang dipimpin Inggris dan Prancis apabila situasi memungkinkan.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari lalu. Teheran kemudian membalas dengan menyerang Israel serta sekutu-sekutu AS di Teluk, disertai penutupan Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan. Namun, perundingan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan damai permanen. Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang masa gencatan senjata tanpa batas waktu sambil membuka jalur diplomasi untuk mencari solusi permanen konflik tersebut.
Sejak 13 April, Amerika Serikat menerapkan blokade laut terhadap lalu lintas maritim Iran di jalur perairan itu. Trump pada Selasa lalu juga mengumumkan bahwa militer AS untuk sementara menghentikan “Project Freedom” guna memulihkan kebebasan navigasi kapal dagang di jalur pelayaran tersebut. Meski demikian, Trump menegaskan blokade Amerika akan tetap berlaku sepenuhnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·