Gelandang Dewa United, Ivar Jenner, mengungkapkan pengalamannya menghadapi atmosfer kompetisi Super League Indonesia setelah resmi bergabung pada pertengahan musim ini. Pemain Timnas Indonesia tersebut menyoroti faktor cuaca sebagai tantangan terbesar yang membedakan kualitas permainan di tanah air dengan Liga Belanda pada Rabu (22/4/2026).
Jenner bergabung dengan skuat asuhan Jan Olde Riekerink sejak 6 Februari 2026 melalui kesepakatan kontrak berdurasi enam bulan hingga akhir musim 2025/2026. Selama berseragam Dewa United, pemain berusia 22 tahun ini telah mencatatkan delapan penampilan dan menyumbangkan satu asis sebelum dikabarkan akan kembali berkarier ke Eropa.
Dalam sebuah wawancara melalui kanal YouTube resmi I.League, Liga1Match, mantan pemain Utrecht tersebut memberikan penilaian positif terhadap kualitas liga meski mengakui adanya perbedaan teknis yang signifikan.
"Ya, saya pikir liganya bagus," ujar Ivar Jenner sebagaimana dikutip BolaSport.com dari YouTube resmi I.League bernama Liga1Macth, Rabu (22/4/2026).
Perbedaan suhu udara menjadi sorotan utama bagi Jenner karena sangat mempengaruhi kondisi fisik pemain saat pertandingan berlangsung. Ia menilai elemen ini memberikan dampak besar pada manajemen waktu dan cara bermain di lapangan hijau.
"Ini sedikit berbeda dari di mana syaa bermain sebelumnya di Liga Belanda. Terutama juga cuaca," ucap Ivar Jenner.
Kondisi iklim tropis di Indonesia diakui Jenner memerlukan adaptasi khusus bagi pemain yang terbiasa berkompetisi di Benua Biru. Namun, ia tetap memandang optimis transisi tersebut demi menjaga performa profesionalnya.
"Ini adalah peran besar dalam pertandingan dan beberapa hal teknis. Iya, berbeda dari si Belanda," kata Ivar Jenner.
Pemain kelahiran Belanda ini menyebutkan bahwa manajemen tim berupaya mengurangi dampak cuaca panas dengan mengatur jadwal latihan. Dewa United lebih sering menggelar sesi latihan pada sore hari untuk menjaga kebugaran para pemainnya.
"Jadi, ya itulah perbedaannya. Tapi, bagi saya itu bagus untuk dimainkan. Untuk membuat manajemen saya," jelas Ivar Jenner.
Meskipun jadwal latihan dilakukan saat suhu mulai menurun, Jenner tetap merasakan hawa panas yang menyengat sebagai tantangan fisik yang konstan. Menurutnya, setiap pertandingan di Indonesia terasa seperti perjuangan melawan kondisi alam.
"Ya, kami banyak berlatih di sore hari. Jadi saya pikir itu sedikit kurang panas daripada di pagi hari," ungkap Ivar Jenner.
Pengalaman Jenner membela Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional membantunya lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan lokal. Ia mengaku sudah mulai terbiasa dengan kondisi tersebut karena sering mendapatkan panggilan tugas negara sebelumnya.
"Tapi, tetap saja. Setiap pertandingan itu sepert bertarung melawan cuaca," jelas Ivar Jenner.
Jenner kini fokus menyelesaikan sisa kontraknya bersama Dewa United sebelum bursa transfer musim depan dibuka. Kehadirannya di lini tengah diharapkan mampu mendongkrak posisi tim di klasemen akhir Super League.
"Tapi ya, saya pikir saya sudah terbiasa juga dengan Timnas yang sering datang. Jadi ya sekarang sudah terbiasa," tutur Ivar Jenner.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·