James Tavernier Tinggalkan Rangers Usai Berselisih dengan Danny Rohl

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kapten Rangers James Tavernier secara dramatis meninggalkan stadion Ibrox pada Rabu, 13 Mei 2026, setelah terlibat perselisihan sengit dengan manajer Danny Rohl menjelang laga melawan Hibernian. Insiden ini menandai akhir dari pengabdian sang bek selama 11 tahun bersama klub raksasa Glasgow tersebut.

Kericuhan bermula saat Tavernier mengetahui dirinya tidak masuk dalam daftar susunan pemain utama untuk pertandingan kandang terakhir musim ini. Dilansir dari The Scottish Sun, veteran berusia 34 tahun itu sempat memberikan pernyataan kepada rekan setimnya dalam pertemuan pra-pertandingan sebelum memutuskan keluar dari stadion.

Kabar mengenai keretakan hubungan ini pertama kali mencuat melalui laporan pengamat David Edgar tak lama sebelum sepak mula dimulai. Edgar menyebutkan bahwa perselisihan dengan pelatih kepala menjadi pemicu mundurnya sang kapten dari skuat pertandingan di Govan.

"Word is James Tavernier withdrew from the squad following a disagreement with Danny Rohl. A sad way for it to end." ujar David Edgar, Pengamat Sepak Bola.

Ketegangan antara pemain dan pelatih kabarnya telah memuncak sejak kekalahan 3-1 dari Celtic pada hari Minggu sebelumnya, di mana Rohl menarik keluar Tavernier di tengah laga. Meski sempat meninggalkan stadion dalam kondisi marah, Tavernier melakukan putar balik emosional untuk kembali ke Ibrox demi menyapa para penggemar.

Pemain yang telah mencetak 144 gol dalam 562 penampilan tersebut akhirnya muncul di pinggir lapangan sesaat sebelum laga dimulai. Ia menerima penghargaan spesial dari legenda klub John Greig sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya membawa Rangers meraih gelar liga ke-55 pada 2021.

Tavernier sebelumnya sudah mengonfirmasi niatnya untuk hengkang melalui sebuah pernyataan tertulis kepada pihak klub dan pendukung. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri masa bakti yang panjang tersebut telah dipikirkan secara matang.

"To the fans, my teammates and all the staff at the club. After a lot of thought, I’ve made the decision that this will be my final season at the club. This hasn’t been an easy decision. This club has been a huge part of my life and my family's over the past 11 years. It’s given me so much, both on and off the pitch and from the moment I arrived, I’ve always tried to give everything I had to represent it in the right way." kata James Tavernier, Kapten Rangers.

Bek kanan asal Inggris tersebut menyatakan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan klub selama memegang jabatan kapten sejak enam tahun silam. Baginya, memimpin tim keluar dari lorong stadion adalah kehormatan yang sulit digambarkan dengan kata-kata.

"To have had the honour of being made captain of this club since 2018 is something I will always be incredibly proud of. Leading this team out, wearing the armband and being trusted in that role has meant more to me than I can properly put into words. We’ve shared the highs and the lows together and some truly incredible moments along the way." sambung James Tavernier, Kapten Rangers.

Rangers sendiri tidak memiliki target posisi lagi di klasemen Scottish Premiership pada dua laga tersisa musim ini. Manajemen klub dilaporkan sempat bersiap untuk melakukan pembicaraan kontrak baru sebelum Tavernier secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya ke publik.