Jakarta (ANTARA) - Atlet renang Indonesia Jason Donovan menjadikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026 sebagai bagian dari proses pematangan performa menuju Asian Games.
"Jadi ntar di Asian Games lebih fokus lagi, lebih fit lagi badannya, latihannya lebih dikerahin lagi buat di Asian Games," kata Jason ditemui di sela Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa.
Peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand itu mengatakan persiapan menghadapi Kejurnas masih belum sepenuhnya optimal karena berada di awal musim kompetisi.
"Karena masih awal tahun, masih ada beberapa hal yang bisa diperbaiki lagi. Latihan juga mungkin ada yang masih kurang, jadi ke depannya masih bisa ditingkatkan," ujar Jason.
Ia menjelaskan fokus latihan saat ini diarahkan pada peningkatan daya tahan atau endurance, serta pembenahan detail teknis di setiap nomor yang diikuti.
Meski telah tampil di level Asia Tenggara hingga internasional, Jason menilai persaingan di tingkat nasional tetap kompetitif.
Baca juga: Jason dan Masniari kawinkan emas 50 meter gaya punggung SEA Games 2025
"Untuk level Indonesia ini masih bagus. Bahkan di Asia Tenggara juga masih bisa bersaing, jadi untuk lawan negara sendiri tetap ada persaingan yang ketat," kata Jason.
Pada Kejurnas kali ini, Jason mengikuti lima nomor lomba, termasuk nomor 100 meter gaya punggung.
Terkait target, ia mengaku realistis dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih setelah tampil di SEA Games.
"Targetnya mungkin mendekati best time saja, karena kondisi badan belum se-fit saat SEA Games," kata Jason.
Lebih lanjut, Jason berencana meningkatkan intensitas latihan dan mencapai kondisi fisik terbaik.
"Nanti di Asian Games lebih fokus lagi, badan harus lebih fit dan latihannya lebih maksimal," ujar Jason.
Baca juga: Kejurnas Akuatik 2026 jadi ajang uji waktu menuju ajang internasional
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·