Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Sleman Justru Turun hingga Rp1 Juta

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi kambing. Foto: Shutterstock

Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, harga kambing di Sleman justru terpantau mengalami penurunan. Berdasarkan pemantauan harga di Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping, Sleman, harga kambing jelang Iduladha mengalami penurunan hingga Rp1 juta per ekor dibanding tahun lalu.

Belantik di Pasar Hewan Ambarketawang, Gino, menyebut pada Iduladha tahun lalu harga kambing masih di angka Rp3,5 juta per ekor. Namun saat ini, harganya hanya sekitar Rp2,5 juta per ekor.

“Kambing kemarin Rp3,5 juta, sekarang bisa Rp2,5 juta. Kalau harga sapi imbanglah, nggak turun,” kata Gino ditemui di Pasar Hewan Ambarketawang, Sleman, Selasa (5/5).

Penurunan harga kambing ini juga dikonfirmasi Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman. Plt Kepala DP3 Sleman, Rofiq Andriyanto mengatakan tren penurunan sudah terjadi sejak 2025.

“Kambing turunnya sudah sejak 2025 kemarin,” kata Rofiq ditemui di lokasi yang sama.

Sapi di Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping, Sleman. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

Ia menyebut, penurunan harga terjadi karena jumlah peternak kambing yang tinggi tidak diimbangi dengan peningkatan kebutuhan pasar.

“Khusus kambing kita sudah terlalu banyak yang pelihara. Kambing kita sudah swasembada otomatis harga kan (turun). Peternaknya tambah banyak, kebutuhannya stagnan,” lanjutnya.

Di sisi lain, harga sapi di pasaran justru mengalami kenaikan sekitar Rp1–2 juta per ekor. Kondisi ini dipengaruhi oleh kebutuhan sapi yang lebih tinggi dibanding ketersediaannya di Sleman.

“Sapi kita kurang lebih sekitar 5.000an. Kambing kita surplus, ketersediaan 4.000 sampai 4.500 tapi kebutuhannya 3.000 sampai 3.500,” kata Rofiq.