Penjaringan bibit baru cabang olahraga judo berskala nasional resmi dimulai melalui pembukaan turnamen Judo Kapolri Cup 2026 oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di GOR Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Senin (18/5/2026) pukul 12.35 WIB.
Target penjaringan talenta muda dan perputaran roda ekonomi pelaku UMKM masyarakat sekitar menjadi fokus utama dalam pelaksanaan kompetisi bela diri ini. Seperti dilansir dari Detikcom, sejumlah pejabat daerah dan militer turut hadir mendampingi Kapolri, meliputi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Endar Priantoro, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, serta Walikota Samarinda Andi Harun.
Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori pendaftaran, yaitu kelas khusus untuk anggota Polri dan kelas untuk masyarakat umum. Pihak panitia penyelenggara juga telah menyiapkan total stimulus berupa hadiah uang tunai bagi para pemenang dengan rentang nominal mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 100 juta.
Harapan besar disematkan pada struktur pembinaan atlet lewat turnamen ini agar mampu menembus kompetisi yang lebih tinggi. Pembentukan karakter tangguh juga menjadi poin penting yang ditekankan dalam pembukaan kejuaraan.
"Harapan kita, selain kita mendapatkan talent-talent baru yang kemudian bisa dipersiapkan untuk mendukung program-program yang terkait dengan event-event kejuaraan judo, baik nasional maupun internasional, untuk terus menjaga dan mengelola dan juga mendapatkan atlet-atlet baru," jelas Jenderal Sigit.
Penanaman nilai kedisiplinan, sportivitas, semangat tinggi, serta fair play juga dipastikan telah dibekalkan kepada para atlet yang terjaring agar dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Kesiapan sumber daya manusia dinilai krusial demi menjawab tantangan masa depan.
"Dan tentunya ini menjadi penting untuk bekal bagi generasi-generasi kita dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan dan kita harus mempersiapkan SDM-SDM yang tangguh," sambung Jenderal Sigit.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·