Jeonbuk Hyundai Motors bersiap menjamu Gimcheon Sangmu dalam pertandingan lanjutan kompetisi sepak bola K League 1 di Stadion Piala Dunia Jeonju pada Minggu, 17 Mei 2026. Laga pekan reguler Liga Korea Selatan ini menjadi momentum penting bagi tim tuan rumah untuk mengamankan poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Klub berjuluk Green Warriors tersebut saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan mengoleksi 23 poin dari hasil enam kemenangan, lima hasil imbang, dan tiga kekalahan menurut laporan asatunews.co.id. Di sisi lain, dilansir dari pojokpapua.id, tim sempat mengemas 22 poin dari 13 pertandingan sebelum hasil imbang tanpa gol melawan Bucheon FC terjadi.
Kondisi kekuatan Jeonbuk dipastikan pincang lantaran Andrea Compagno dan Ju-yeong Park harus absen akibat cedera serta lini belakang kehilangan Wi-je Cho yang terkena hukuman skorsing. Sebelum menghadapi laga ini, intensitas jadwal yang padat memaksa tim kepelatihan melakukan rotasi besar pada sektor pertahanan dengan memasang nama seperti Kim Tae-hyun, Kim Ha-jun, Jo Wi-je, dan Lee Sang-myung karena kebugaran pemain inti merosot tajam.
Manajer Jeonbuk Hyundai Motors, Jeong Jeong-yong, menyampaikan kekecewaannya atas hasil akhir tanpa gol yang didapat timnya di kandang Bucheon FC pada laga pekan ke-14 hari Rabu, 13 Mei 2026.
"Kami memiliki peluang tetapi sayangnya gagal memanfaatkannya, dan saya meminta maaf kepada para penggemar. Pertandingan ini seharusnya dimenangkan. Saya akan meluangkan waktu untuk merenung sekali lagi," ujar Jeong Jeong-yong, Manajer Jeonbuk Hyundai Motors.
Jeonbuk sejatinya mendominasi total permainan dengan mencatat 25 tembakan dan 11 di antaranya tepat sasaran, serta mendapat keuntungan jumlah pemain setelah penggawa Bucheon, Vasani, menerima kartu merah langsung pada menit kedua babak pertama.
"Sebuah kartu merah muncul lebih awal, yang menyebabkan rencana yang tidak kami antisipasi. Kami mencoba memancing mereka keluar, tetapi itu tidak berjalan dengan baik. Kami melakukan penyesuaian di sekitar pertengahan babak pertama, dan dari akhir babak pertama, kami mulai mengendalikan permainan," kata Jeong Jeong-yong, Manajer Jeonbuk Hyundai Motors.
Penampilan gemilang penjaga gawang veteran Bucheon FC, Kim Hyung-geun, yang melakukan sembilan penyelamatan krusial menjadi penghalang utama bagi punggawa Jeonbuk seperti Lee Seung-woo dan Jo Wi-je untuk mencetak gol.
"I have played with Kim Hyung-geun before. He is a skilled player. If not for those saves, we would have scored. He is playing very well and is a player Bucheon needs," puji Jeong Jeong-yong, Manajer Jeonbuk Hyundai Motors.
Selain performa lawan, pergantian taktik juga dilakukan dengan menarik keluar gelandang Kang Sang-yoon saat jeda babak pertama demi menyegarkan alur serangan tim.
"Kami mempertimbangkan untuk meminta Lee Seung-woo bergerak ke dalam guna membongkar pertahanan lawan. Ada juga aspek fisik. Kang Sang-yoon telah bermain penuh secara terus-menerus. Dia adalah pemain yang mengeluarkan banyak energi. Itulah sebabnya kami melakukan pergantian pemain," jelas Jeong Jeong-yong, Manajer Jeonbuk Hyundai Motors.
Jeong juga mengungkapkan tantangan berat mengenai mepetnya waktu pemulihan fisik skuad asahannya di tengah jadwal kompetisi yang sangat padat.
"We did not have enough time to prepare in detail and organizationally. We focused on recovering our condition as much as possible to avoid injuries. Also, the first-round match was against the Navy Headquarters team. Since we were very tired then, we emphasized the mental aspect a lot," kata Jeong Jeong-yong, pelatih kepala Jeonbuk Hyundai Motors.
Kondisi fisik yang tidak prima dari sejumlah pilar utama diakui menjadi kendala besar dalam meracik strategi terbaik.
"The condition was disappointing. There were no players in normal condition, so we made many substitutions," ujar Jeong Jeong-yong, pelatih kepala Jeonbuk Hyundai Motors.
Guna membongkar pertahanan Gimcheon Sangmu, lini serang kini bertumpu pada kreativitas individu Lee Seung-woo di sektor sayap kiri.
"The opponent may drop back. I hope Lee Seung-woo, who is good at dribbling, will find more breakthroughs through individual play," kata Jeong Jeong-yong, pelatih kepala Jeonbuk Hyundai Motors.
Tim kepelatihan turut mengevaluasi kesalahan skema pembangunan serangan yang sebelumnya menjadi penyebab kekalahan dari Bucheon FC pada awal musim Maret lalu.
"Today is absolutely not allowed to happen," tegas Jeong Jeong-yong, pelatih kepala Jeonbuk Hyundai Motors.
Walau menyoroti sejumlah kekurangan, instruksi tegas diberikan kepada para pemain untuk tetap mempertahankan filosofi permainan menyerang yang agresif.
"I spoke to the players about the negative aspects. However, I told them we did not lose because we were unable to perform. We also maintained our attacking approach. The loss occurred due to problems in the build-up process. But if we execute what we intend to do, there should be no issues," ujar Jeong Jeong-yong, pelatih kepala Jeonbuk Hyundai Motors.
Berdasarkan data Sportsmole, lini pertahanan Gimcheon Sangmu sedang menjadi sorotan setelah kebobolan 11 gol dalam enam pertandingan kompetitif terakhir mereka, termasuk saat kalah 1-2 dari Ulsan Hyundai dan takluk dari Incheon United. Rekor pertemuan sejak 14 Juli 2024 menunjukkan Gimcheon Sangmu unggul tipis dengan tiga kemenangan, berbanding dua kemenangan milik Jeonbuk, dan satu laga lain berakhir imbang 1-1 pada 8 Maret 2026.
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·