Pembalap MotoGP Jorge Martin mengalami insiden jatuh sebanyak empat kali dalam kurun waktu dua hari pelaksanaan Grand Prix Catalan. Rentetan kecelakaan tersebut bahkan membuat Juara Dunia 2024 ini gagal menyelesaikan balapan pada sesi sprint race.
Dikutip dari Detik Oto, Jorge Martin mengungkapkan bahwa tidak terdapat penjelasan secara mendetail mengenai penyebab dirinya sampai terjatuh hingga empat kali di GP Catalan.
Kecelakaan pertama dan kedua dialami Martin dalam sesi latihan yang berlangsung pada hari Jumat. Akibat insiden di sesi FP1 tersebut, ia sempat mengalami gegar otak dan harus dibawa ke pusat medis guna menjalani pemeriksaan.
Memasuki sesi kualifikasi, Martin sempat memperlihatkan kecepatannya dengan menorehkan catatan waktu impresif di Kualifikasi 1 (Q1). Kendati demikian, ia kembali terjatuh tidak lama kemudian saat melintasi tikungan lima.
Setelah berhasil lolos ke Q2, Martin memulai balapan dari posisi start kesembilan. Pembalap tersebut sempat menunjukkan peningkatan performa pada sesi Sprint Race sebelum akhirnya kembali terjatuh di lap ketiga ketika menempati posisi keenam.
Martin menegaskan bahwa setiap insiden disebabkan oleh alasan yang berbeda. Tapi, dia bilang bertanggung jawab atas performa buruknya di dua hari GP Catalan.
"(Saya mengalami) beberapa cedera ringan. Seluruh tubuh saya sedikit memar akibat benturan, ada beberapa keseleo di kaki saya. Tapi tidak ada yang menghalangi saya untuk balapan dengan baik. Jadi saya baik-baik saja," kata Jorge Martin.
"Lintasan ini jauh lebih sulit dari biasanya dan sangat sulit untuk menemukan batasnya. Dan ketika Anda menemukannya, Anda jatuh. Jadi saya perlu sedikit mengantisipasinya."
"Di balik kecelakaan, selalu ada kesalahan manusia, 99 persen. Hari ini, saya mendapat angin kencang dari belakang. Mungkin saya terlalu banyak menggunakan rem depan, dan saya jatuh, tetapi ini adalah bagian dari proses, juga untuk memahami motor."
Martin menyebutkan bahwa kecelakaan pertama dan kedua terjadi akibat kondisi ban yang masih dingin. Sementara pada insiden ketiga, ia memacu sepeda motornya dengan sangat keras hingga berujung jatuh.
"Dan hari ini (di sprint), saya benar-benar tidak mengerti. Saya akan maju besok. Saya cepat di tikungan 10, mungkin terlalu cepat. Jadi mungkin saya perlu mengerem sedikit lebih awal," kata Jorge Martin.
Martin memercayai bahwa dirinya memiliki peluang untuk meraih hasil yang besar seandainya mampu mempertahankan posisi di atas motor dan menuntaskan sesi sprint.
"Saya pikir potensi saya adalah podium atau berjuang untuk kemenangan itu," keluh Jorge Martin. "Tapi hari ini tetaplah hari ini dan sudah berlalu."
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·