Jakarta (ANTARA) - Juara kelas menengah super (76,2 kg) versi World Boxing Association (WBA) Jose Armando Resendiz bersiap menjalani laga perdananya mempertahankan gelar tersebut dengan menghadapi Jaime Munguia di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (2/5) waktu setempat.
Laman resmi WBA, sebagaimana dikutip di Jakarta, Jumat, mengulas pertarungan tersebut dengan sorotan bahwa kunci persaingan terletak pada siapa yang dapat memaksakan kekuatan fisik untuk menjadi pemenang.
Resendiz yang telah membukukan rekor 16 kemenangan dengan 11 knockout (KO) dan dua kekalahan akan memasuki duel sesama petinju Meksiko di puncak kariernya.
Setelah mengejutkan dunia tinju pada Mei 2025 dengan menggulingkan Caleb Plant melalui keputusan terbelah (split decision), petinju asal Nayarit, Meksiko, itu diangkat menjadi juara penuh pada 1 Januari 2026.
Dikenal karena gaya agresifnya dan dagunya yang kokoh, petinju berjulukan "Toro" itu memahami bahwa kemenangan atas Munguia tidak hanya akan mengukuhkan kekuasaannya, tetapi juga akan memosisikannya sebagai tokoh utama berikutnya dalam tinju Meksiko.
Baca juga: Benavidez dan Ramirez bersiap naik ring untuk duel sesama juara dunia
Konsistensi Resendiz akan diuji Munguia yang berstatus mantan juara dunia kelas super welter World Boxing Organization (WBO).
Petinju berpengalaman, yang tercermin dari rekornya, 45 kemenangan (35 KO) dan dua kekalahan, itu datang dengan tujuan merebut kembali kejayaan kejuaraan, kali ini di kelas berat yang lebih tinggi.
Setelah kampanye tahun 2025 yang ditandai dengan penebusan yaitu membalas kekalahan pertama dalam kariernya melawan Bruno Surace, dan mengatasi kendala administratif yang membuatnya absen selama berbulan-bulan, petinju asal Tijuana, Meksiko, itu kembali dengan target meraih gelar WBA.
Munguia, yang baru-baru ini menolak kesempatan merebut gelar International Boxing Federation (IBF) untuk fokus sepenuhnya pada Resendiz, akan mengandalkan jumlah pukulannya yang tinggi dan pengalaman kejuaraan yang luas untuk memenangkan pertarungan.
WBA menambahkan secara gaya bertarung, duet tersebut adalah pertarungan yang ramah bagi penggemar. Resendiz unggul dalam pertarungan jarak dekat dan menyukai pertukaran pukulan satu lawan satu, sementara Munguia telah mempertajam pendekatannya di bawah bimbingan elie mencari serangan yang lebih halus dan cerdas tanpa mengorbankan agresivitas khasnya.
Baca juga: AJ tanda tangani kesepakatan hadapi Fury, duel mantan juara terwujud
Baca juga: Jacob Bank jadi penantang wajib juara dunia WBC
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·