Jumlah WNI yang Diduga Diculik Israel Bertambah, jadi 9 Orang

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kru dan kapal Global Sumud Flotilla berkumpul di sebuah pelabuhan sebelum keberangkatan mereka menuju Gaza di Marmaris, Turki, Kamis (14/5/2026). Foto: Mehmet Emin Caliskan/REUTERS

Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) memberikan update terkini, terkait sejumlah WNI yang tergabung dalam pelayaran Global Sumud Flotilla ke Gaza, yang diduga diculik Israel di perairan internasional, sebelah selatan Siprus.

Jika sebelumnya terkonfirmasi ada 7 WNI yang diduga diculik Israel, kini GPCI mengupdatenya.

Pegiat HAM dan Kemanusiaan Wanda Hamidah bersama CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini, dan Koordinator Media Center GPCI Harfin menyampaikan keterangan pers di Jakarta, Senin (18/5/2026). Foto: Rakha Raditya Yahya/ANTARA FOTO

"Asad (Asad Aras Muhammad) dan Hendro (Hendro Prasetyo) terkonfirmasi intersep, kapal Kasri Sadabat," kata Koordinator Media GPCI Harfin Naqsyabandi, lewat keterangannya, Selasa (19/5) malam.

Berikut daftar mereka yang diduga ditahan Israel, berdasarkan informasi yang diberikan Harfin.

  • Thoudy Badai (Jurnalis Republika) - Kapal Ozgurluk

  • Rahendro Herubowo (sebelumnya tercantum Rahendro adalah jurnalis iNews namun Pemred iNews Aiman Witjaksono menyatakan Rahendro telah resign dari iNews pada Agustus 2022) - Kapal Ozgurluk

  • Bambang Noroyono (Jurnalis Republika) - Kapal Boralize

  • Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis TV Tempo) - Kapal Ozgurluk

  • Andi Angga (Aktivis) - Kapal Josef

  • Herman Budiyanto Sudarsono (Aktivis) - Kapal Zafiro

  • Ronggo Wirasano (Aktivis) - Kapal Zafiro

  • Asad Aras Muhmmad (GPCI) - Kapal Kasri Sadabat

  • Hendro Prasetyo (GPCI) - Kapal Kasri Sadabat