KA Dhoho Tabrak Truk Pasir di Perlintasan Sananwetan Kota Blitar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kereta Api (KA) Dhoho relasi Blitar-Surabaya menabrak satu unit dump truk bermuatan pasir di perlintasan sebidang Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 21.45 WIB. Insiden ini mengakibatkan perjalanan kereta api terhenti sementara karena kerusakan pada bagian lokomotif.

Kondisi truk berwarna hijau dan biru tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian depan setelah terjadi benturan di JPL 190. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, sejumlah penumpang sempat turun dari rangkaian kereta sesaat setelah kecelakaan terjadi, sementara evakuasi kendaraan tidak langsung dilakukan di lokasi.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Blitar Kota, Ipda Suratno memberikan konfirmasi mengenai waktu terjadinya peristiwa kecelakaan tersebut di lokasi kejadian.

"Kami sampaikan kejadian sekitar pukul 21.45 WIB, terjadi kecelakaan antara KA Dhoho dengan dump truck," kata Ipda Suratno, Kanit Laka Lantas Polres Blitar Kota.

Ipda Suratno menjelaskan bahwa rangkaian kereta api tersebut awalnya bertolak dari Stasiun Blitar menuju arah Malang dan Surabaya. Namun, ketika sampai di perlintasan, KA Dhoho menghantam bagian depan dump truk yang posisinya berada di area palang pintu.

Sopir truk berinisial AG (39) bersama kernetnya MNE (24) yang merupakan warga Kediri dilaporkan berhasil keluar dari kendaraan sebelum tabrakan terjadi.

"Benturan dengan truk HINO berwarna hijau yang melintas dari arah utara Jalan Imam Bonjol. Awalnya melaju seperti biasa, tapi mesin truk diduga tiba-tiba mati saat palang kereta api diturunkan," jelas Ipda Suratno.

Setelah menyadari kendaraan mogok, pengemudi dan kernet segera menyelamatkan diri sementara bodi depan truk ringsek akibat hantaman kereta. Kerusakan juga dialami oleh bagian depan lokomotif KA Dhoho yang mengharuskannya kembali ke stasiun awal.

"Untuk kereta api terpaksa kembali mundur ke Stasiun Blitar untuk diganti dulu, agar bisa melanjutkan perjalanan," terang Ipda Suratno.

Pihak kepolisian saat ini telah melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus dari Malang menuju Blitar melewati Jalan Sudanco Supriadi. Kendaraan dari arah Blitar atau Kediri menuju Malang dialihkan melalui jalur selatan via Jalan Bali, Karangtengah, Kota Blitar.