PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan 19 perjalanan kereta api jarak jauh pada Selasa, 28 April 2026, menyusul insiden kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Penyesuaian jadwal ini dilakukan guna mendukung proses pemulihan jalur dan memastikan keselamatan operasional perjalanan kereta di wilayah terdampak sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Manajemen KAI mengonfirmasi bahwa langkah darurat ini merupakan prioritas utama dalam menangani situasi di lokasi kejadian. Sebanyak 19 rangkaian kereta api, baik yang menuju maupun berangkat dari stasiun-stasiun besar di Jakarta, harus berhenti beroperasi sementara waktu.
"Dampak peristiwa tersebut, KAI melakukan penyesuaian perjalanan kereta api dengan mengutamakan keselamatan dan mendukung proses penanganan di lokasi," tulis KAI dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).
Kebijakan pembatalan ini mencakup berbagai rute strategis dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Pengguna jasa yang terdampak dapat mengajukan pengembalian biaya tiket secara penuh sebagai bentuk kompensasi atas gangguan operasional tersebut.
| KA dari Gambir | Dibatalkan |
| KA menuju Gambir | Dibatalkan |
| KA menuju Pasarsenen (Jakarta) | Dibatalkan |
KAI menetapkan skema pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan bagi penumpang pemilik jadwal keberangkatan tanggal 27 hingga 28 April 2026. Penumpang dapat memproses pengembalian dana melalui loket stasiun secara tunai atau melalui transfer bank dengan menghubungi Call Center 121.
Proses pengajuan refund dibatasi hingga maksimal tujuh hari sejak tanggal keberangkatan yang tertera pada tiket. Pelanggan diwajibkan menyiapkan data pendukung seperti kode pemesanan, NIK, nama penumpang, serta nomor rekening untuk mempercepat prosedur administrasi.
Selain layanan jarak jauh, KAI juga menyediakan opsi pembatalan online di sejumlah stasiun tertentu yang tersebar di berbagai Daerah Operasi. Langkah ini diambil untuk meminimalkan penumpukan penumpang di lokasi tertentu selama masa pemulihan pasca-kecelakaan.
Perusahaan menyatakan permintaan maaf secara resmi kepada seluruh pelanggan atas kendala perjalanan yang muncul akibat insiden di Bekasi Timur tersebut. Saat ini, normalisasi jalur terus dilakukan secara bertahap agar jadwal keberangkatan dapat kembali berfungsi sesuai standar keselamatan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·