PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menutup sementara operasional jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor mulai Rabu (15/4/2026). Langkah ini diambil untuk mendukung kelancaran proyek perpanjangan peron dan pemasangan kanopi di area tersebut.
Dilansir dari Detikcom, kebijakan ini berdampak langsung pada skema layanan naik-turun penumpang serta akses keluar-masuk stasiun. Pihak operator mengalihkan pelayanan pengguna Commuter Line ke lokasi alternatif selama masa pembangunan berlangsung.
Pengguna kereta kini hanya dapat menggunakan peron di jalur 2-3 serta peron jalur 4-5 untuk aktivitas mobilitas. KAI Commuter menyarankan penumpang menggunakan gerbang masuk dan keluar di Hall Sisi Timur atau area Alun-alun Bogor demi akses yang lebih ringkas.
Meskipun terdapat pengerjaan fisik, akses melalui Gate Barat yang meliputi Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Mayor Oking tetap dioperasikan. Penumpang dapat melewati jalur akses sementara yang telah disiapkan oleh pihak pengelola stasiun.
Fasilitas penyeberangan JPO Paledang juga disiagakan sebagai jalur alternatif yang menghubungkan sisi barat dan timur stasiun menuju peron 2 hingga 5. Selain perubahan akses, fasilitas penunjang seperti musala dan toilet di peron jalur 8 tidak dapat digunakan untuk sementara waktu.
Sebagai kompensasi, PT KCI menyediakan toilet portabel dan musala darurat yang ditempatkan di area bawah JPO Paledang. Perubahan pola operasi ini menuntut penumpang untuk lebih teliti dalam memeriksa jadwal keberangkatan melalui kanal resmi perusahaan.
Masyarakat dapat memantau informasi terkini melalui situs web KRL Commuter atau aplikasi C-Access dan Access by KAI. Selain itu, petugas admin pada akun media sosial X @CommuterLine tetap melayani tanya jawab langsung mengenai estimasi waktu perjalanan dari berbagai stasiun.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·