KAI Jamin Santunan Korban Tabrakan KA Argo Anggrek dan KRL di Bekasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PT Kereta Api Indonesia (KAI) berkomitmen memberikan kompensasi penuh kepada seluruh korban kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026 pukul 20.52 WIB.

Hingga Selasa (28/4) dini hari, data sementara mencatat empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka akibat insiden di KM 28+920 tersebut. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah meninjau lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Vice President PT KAI Anne Purba menegaskan bahwa perusahaan akan menanggung seluruh biaya perawatan medis dan pengurusan asuransi bagi para penumpang yang terdampak. Pihak KAI juga telah menyiapkan posko pengaduan bagi keluarga korban.

"Semuanya pasti akan kami siapkan. KAI pasti akan bertanggung jawab dari sisi baik penyembuhan, asuransi, dan yang lainnya. Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab untuk itu," kata Anne Purba dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur.

Ia menambahkan bahwa puluhan penumpang KRL yang terluka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif sesegera mungkin.

"38 orang penumpang KRL ini sudah kami evakuasi dan diteruskan ke rumah sakit terdekat, ada di Primaya, RSUD, dan juga dua rumah sakit lainnya di sekitar Stasiun Bekasi," ungkap Anne Purba.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan duka cita mendalam bagi keluarga korban jiwa. Menhub menyerahkan sepenuhnya pencarian penyebab kecelakaan secara objektif kepada otoritas terkait.

"Kami juga memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi, melihat secara obyektif penyebab kecelakaan," ujar Dudy di lokasi lewat keterangan video Kementerian Perhubungan.

Dudy menekankan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama bagi operator kereta api agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

"Kejadian kereta ini menjadi pelajaran yang sangat penting untuk bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, dan juga harus memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus juga yang paling utama memberikan keselamatan kepada penumpang," tutur Dudy.

Berdasarkan laporan PT KAI, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat dan telah dievakuasi. Penanganan medis saat ini tersebar di beberapa lokasi termasuk RSUD Bekasi, RS Primaya, hingga RS Siloam Bekasi Timur.