KAI Operasikan Rangkaian Stainless Steel New Generation pada Dua Rute

Sedang Trending 4 hari yang lalu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mulai mengoperasikan rangkaian kereta Stainless Steel New Generation pada KA Bangunkarta dan KA Singasari pada Rabu, 15 April 2026. Pembaruan sarana ini bertujuan meningkatkan standar kenyamanan penumpang melalui penyediaan ruang kabin yang lebih luas serta desain interior yang lebih modern.

Penerapan rangkaian baru ini mencakup rute perjalanan KA 161 dan 162 Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen (PP), serta KA 149 dan 150 Singasari relasi Blitar–Pasarsenen (PP). Perubahan ini merupakan bagian dari komitmen KAI Daop 7 Madiun dalam memperbarui fasilitas transportasi publik di koridor tersebut.

Dilansir dari Money, VP Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari program pengadaan total 612 unit kereta Stainless Steel New Generation dari PT INKA (Persero). Hingga saat ini, sebanyak 391 unit kereta telah diterima dan mulai dioperasikan secara bertahap di berbagai rute.

"Perjalanan jarak jauh di dua rute ini kini terasa lebih nyaman dengan suasana kereta yang lebih modern dan ruang yang lebih lega," kata Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI dalam keterangan resminya.

Data operasional KAI menunjukkan tren kenaikan volume penumpang pada kedua rangkaian tersebut. Pada kuartal I 2026, KA Bangunkarta tercatat melayani 108.711 pelanggan, meningkat dari angka 100.703 pada periode yang sama tahun 2025.

Peningkatan jumlah penumpang juga terjadi pada KA Singasari yang melayani 110.405 orang pada tiga bulan pertama tahun 2026. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan perolehan pada kuartal I 2025 yang mencapai 97.008 pelanggan.

Secara historis, kedua layanan kereta ini memiliki catatan perjalanan panjang di Pulau Jawa. KA Bangunkarta bermula dari layanan KA Tebuireng yang beroperasi sejak 1985, sementara KA Singasari merupakan kelanjutan layanan yang menghubungkan wilayah Jawa Timur menuju Jakarta melalui jalur selatan.

Manajemen KAI menegaskan bahwa masukan dari pelanggan tetap menjadi dasar utama dalam melakukan evaluasi layanan. Program pembaruan rangkaian kereta ini diproyeksikan akan terus berlanjut hingga seluruh target pengadaan unit dari PT INKA terpenuhi pada akhir tahun 2026.