Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menggelar silaturahmi bersama insan media di Gedung Olahraga (GOR) UNJ, Jakarta Timur, pada Kamis (7/5/2026). Pertemuan ini bertujuan mengapresiasi kinerja jurnalis dalam mengawal kelancaran serta keamanan pelaksanaan Operasi Ketupat periode 2025 hingga 2026.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi media massa, perwakilan pengemudi ojek daring (ojol), hingga organisasi masyarakat. Berdasarkan laporan dari Detikcom, Irjen Agus menekankan bahwa penyampaian informasi yang akurat mengenai arus mudik dan balik menjadi salah satu tolok ukur utama kesuksesan operasi kemanusiaan tersebut.
"Salah satu beberapa dimensi indikator keberhasilan yang jelas Operasi Ketupat berhasil karena kami sangat dekat dengan media, dan media bisa menyampaikan informasi sejelas-selasnya," kata Irjen Agus Suryonugroho, Kakorlantas Polri.
Kedekatan dengan jurnalis merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Keterlibatan media di lapangan dinilai sangat membantu kepolisian dalam menyosialisasikan kebijakan kepada masyarakat secara transparan.
"Informasi-informasi dari kepolisian, informasi-informasi dari stakeholder bisa disampaikan jelas oleh wartawan karena wartawan selalu bersama-sama dengan kita di lapangan," ucap Irjen Agus Suryonugroho, Kakorlantas Polri.
Meskipun volume kendaraan pada mudik 2026 tercatat sebagai yang tertinggi dalam sejarah, koordinasi yang baik diklaim mampu menjaga kelancaran lalu lintas. Fokus utama Korlantas juga tertuju pada penurunan angka kecelakaan fatal selama masa operasi berlangsung.
"Kita bisa menurunkan angka fatalitas korban meninggal dunia 31,39 persen. Ini angka yang luar biasa. Termasuk juga bisa menurunkan angka peristiwa kecelakaan sebesar 5,31 persen. Ini bagian daripada indikator-indikator," sebut Irjen Agus Suryonugroho, Kakorlantas Polri.
49 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·