Kalah dari Bournemouth, Arsenal Terancam Gagal Juara Liga Primer Inggris

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Arsenal mengalami pukulan telak dalam perburuan gelar Liga Primer Inggris setelah secara mengejutkan takluk 1-2 dari Bournemouth di Stadion Emirates, Sabtu (11/4/2026). Kekalahan ini membuat posisi puncak klasemen The Gunners terancam dan membuka peluang besar bagi Manchester City untuk menyalip.

Hasil pertandingan antara Arsenal melawan Bournemouth tersebut menggagalkan Arsenal untuk memperlebar selisih poin hingga 12 dari pesaing terdekat. Saat ini, Arsenal masih memuncaki klasemen sementara dengan 71 poin dari 32 pertandingan.

Sementara itu, Manchester City berada di posisi kedua dengan 62 poin, tetapi baru memainkan 30 pertandingan. Dengan dua laga tunda yang belum dimainkan, City memiliki keuntungan besar untuk memangkas jarak secara signifikan.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa timnya memiliki pengalaman dan mental juara untuk mengejar Arsenal dalam delapan pertandingan tersisa musim ini. Menurut Guardiola, konsistensi adalah kunci untuk memenangkan gelar.

"Anda harus memenangkan setiap pertandingan, dan kami telah melakukannya di masa lalu. Jadi, kami bisa melakukannya lagi dan kami tahu persis apa yang harus dilakukan," kata Guardiola, seperti dilansir dari Medcom.

Pelatih asal Spanyol tersebut juga menambahkan bahwa posisi City di peringkat kedua justru memberikan motivasi tambahan untuk terus menekan Arsenal. "Kami tidak berada di peringkat ketujuh atau kedelapan. Kami di posisi kedua dan sedang berjuang. Untuk menjadi juara, Anda harus tampil konsisten setiap tiga hari sekali," ujarnya.

Guardiola optimistis timnya mampu menyapu bersih delapan pertandingan sisa, termasuk laga krusial melawan Chelsea yang dijadwalkan pada Minggu (12/4). Pertandingan ini dinilai sangat menentukan untuk menjaga asa juara Manchester City.

Eks pemain Tottenham Hotspur, Andy Reid, mengatakan kepada BBC bahwa kekalahan dari Bournemouth tidak akan mengubah status Arsenal sebagai unggulan utama. "Mereka masih berada di posisi yang sangat kuat. Saya sama sekali tidak akan mencoret mereka dari persaingan," ucapnya.

Selain memburu trofi Liga Primer, Manchester City juga masih bersaing di Piala FA, membuka peluang meraih dua gelar besar pada musim 2025/2026. Mereka akan menghadapi Southampton di babak semifinal Piala FA pada akhir April.

Sejarah menunjukkan, City pernah menyapu sembilan kemenangan beruntun untuk mengunci gelar musim 2023/2024. Kini, tim asuhan Pep Guardiola berada di jalur yang sama untuk menciptakan akhir musim yang sempurna.

Kiper City, Gianluigi Donnarumma, juga mengamini pentingnya laga kontra Chelsea. Menurutnya, hasil di London akan menentukan momentum City sebelum bentrokan langsung melawan Arsenal pekan depan. Donnarumma menyoroti bahwa jika City mampu memenangkan dua laga simpanan dan laga di Stamford Bridge, selisih poin secara virtual bisa menyusut drastis dan memberikan tekanan hebat bagi skuad asuhan Mikel Arteta.

Performa Arsenal di bulan April disebut sedang menurun, dengan hanya memenangkan 42 persen laga di bulan tersebut pada era Mikel Arteta. Kekalahan ini menambah daftar hasil buruk setelah sebelumnya juga tersingkir di ajang lain.

Mikel Arteta telah menegaskan bahwa timnya belum berada di level terbaik dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia meminta para pemainnya untuk segera bangkit dari tekanan dan memenuhi standar permainan.

Pertemuan langsung antara Manchester City dan Arsenal di Etihad Stadium pada pekan ke-33 Liga Primer Inggris akan menjadi penentu arah gelar musim ini. Pertandingan ini diprediksi menjadi laga krusial dalam perburuan trofi.