Bogor Hornbills memperbesar peluang mereka untuk mencetak sejarah baru dalam kompetisi bola basket tanah air. Tim asuhan Cesar Camara Perez tersebut sukses menumbangkan Satria Muda Pertamina Bandung dengan skor akhir 93-82. Seperti dilansir dari Medcom, laga Game 3 babak semifinal ini berlangsung di hadapan para pendukung tuan rumah di GOR Laga Tangkas, Bogor, pada Rabu (10/6) malam.
Hasil positif ini membuat Bogor Hornbills unggul 2-1 dalam seri bertformat Best of Five. Kini, tim asal Bogor tersebut hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan tiket menuju babak Final IBL 2026. Sejak awal kuarter pertama, tuan rumah langsung menerapkan permainan agresif hingga berhasil menutup paruh pertama laga dengan keunggulan 50-47.
Trio legiun asing milik Bogor Hornbills menjadi penggerak utama permainan yang memberikan dampak besar di lini pertahanan maupun penyerangan. Kaleb Wesson menjadi bintang lapangan setelah membukukan double-double lewat torehan 32 poin dan 11 rebound.
Performa gemilang juga ditunjukkan oleh Travin Thibodeaux yang mengemas 29 poin, sembilan rebound, serta lima assist. Sementara itu, Stephaun Branch turut mencetak double-double dengan 16 poin dan 10 assist, disusul David Liberti Nuban yang menyumbang 14 poin. Di kubu lawan, beberapa pilar Satria Muda sebenarnya tampil cukup produktif. Niven Glover memimpin perolehan angka timnya dengan 19 poin, diikuti Giorgi Berzhanisvili yang mencatatkan 17 poin.
Dua pemain asing Satria Muda lainnya, Dame Diagne dan Jalen Jones, masing-masing memberikan kontribusi sebesar 15 dan 11 poin. Kendati demikian, klub asal Bandung ini kembali terganjal oleh persoalan yang sama seperti pada Game 1. Jalen Jones langsung terjerat masalah foul trouble sejak babak pertama bergulir. Pemain asing tersebut pada akhirnya harus menyudahi laga lebih cepat di kuarter keempat setelah melakukan lima kali pelanggaran.
Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Bogor Hornbills untuk tampil mendominasi dan menekan pada kuarter pamungkas. Sebaliknya, tim tamu tampak kesulitan mengembangkan skema permainan mereka. "Kami bermasalah dengan pelanggaran, dan Jones keluar dengan lima pelanggaran.
Bukan alasan, tetapi dengan keluarnya Jones sangat merugikan kami dari sisi pertahanan," ujar pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic usai laga. Selain kehilangan pemain kunci di area bawah ring, Satria Muda juga kedodoran dalam mengamankan bola pantul. Lemahnya kontrol rebound dari tim tamu dimanfaatkan secara optimal oleh Bogor Hornbills untuk menjaga keunggulan.
Meski berada di atas angin, kubu Bogor Hornbills memilih untuk tidak jemawa dan tetap mengalihkan fokus penuh pada pertandingan selanjutnya. Travin Thibodeaux menegaskan bahwa timnya belum memikirkan partai puncak.
"Tetap fokus, dan tetap rendah hati. Ini seri yang panjang dengan semua dinamikanya. Sekarang kami siap menyambut kemenangan berikutnya," kata Thibodeaux.
Pertandingan Game 4 dijadwalkan bakal kembali bergulir di GOR Laga Tangkas pada Jumat (12/6). Laga ini menjadi momentum besar bagi Bogor Hornbills untuk menembus final pertama mereka, sekaligus menjadi partai hidup-mati bagi Satria Muda.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·