Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menyatakan bahwa Timor Leste telah mengungkapkan kesiapan untuk memegang keketuaan bergilir ASEAN pada tahun 2029.
“Para pemimpin menyatakan apresiasi terhadap kesiapan Timor Leste memimpin ASEAN pada 2029,” kata Sekjen Kao dalam konferensi pers terkait hasil KTT ke-48 ASEAN di Sekretariat ASEAN Jakarta, Senin.
Disampaikan Kao, proses transisi Timor Leste sebagai anggota penuh ASEAN setelah resmi menjadi anggota penuh organisasi tersebut pada 2025 berlangsung dengan sangat baik hingga saat ini.
Para pemimpin ASEAN juga menegaskan komitmen untuk terus mendukung dan memastikan posisi Timor Leste sebagai anggota penuh organisasi melalui berbagai inisiatif yang berkelanjutan, kata dia.
Sebagai komitmen kebersamaan ASEAN menerima Timor Leste, Sekjen Kao mengungkapkan bahwa dalam KTT ke-48 ASEAN yang lalu di Cebu, Filipina, para pemimpin Asia Tenggara menyepakati Protokol Cebu untuk mengamendemen Piagam ASEAN.
Amendemen pertama Piagam ASEAN sejak adopsinya pada 2007 tersebut, kata dia, diperlukan karena ASEAN menerima Timor Leste sebagai anggota penuh terbarunya.
“Ini adalah pertama kalinya para pemimpin memutuskan mengamendemen Piagam ASEAN. Langkah tersebut diperlukan untuk mengakomodasi aksesi Timor Leste sebagai anggota penuh,” ungkap Sekjen ASEAN.
Kao pun menyatakan bahwa bergabungnya Timor Leste menunjukkan bahwa ASEAN terus berevolusi “sebagai komunitas yang lebih kuat, inklusif, dan kaya”.
Timor Leste resmi menjadi anggota penuh ke-11 ASEAN dalam KTT Ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Oktober 2025.
Adapun dalam pidato politiknya terkait kebijakan Timor Leste usai menjadi anggota penuh ASEAN di Jakarta, Desember 2025, Perdana Menteri Xanana Gusmao mengungkapkan aksesi ke ASEAN menandai babak baru pertumbuhan ekonomi negaranya.
“Integrasi dengan ekonomi ASEAN akan membuka peluang besar bagi rakyat kami, mendukung investasi, pembangunan, dan penciptaan lapangan kerja,” kata Xanana, sembari menyoroti potensi demografis di Timor Leste dengan 60 persen generasi mudanya berusia di bawah 30 tahun.
Sementara itu, dalam rangka mempersiapkan keketuaan ASEAN pada 2029, Timor Leste diketahui telah mendirikan Dewan Nasional Penyelenggaraan Keketuaan ASEAN (ACNOC), dengan rapat perdana badan persiapan tersebut dilakukan pada Februari 2026.
Baca juga: ASEAN revisi piagam untuk pertama kalinya setelah hampir 20 tahun
Baca juga: Xanana pastikan Timor Leste siap penuhi kewajiban ASEAN
Baca juga: Xanana: Aksesi ke ASEAN jadi katalis pertumbuhan ekonomi Timor Leste
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·