Idul Adha 1447 H diperkirakan akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 berdasarkan kalender Hijriah resmi dan ketetapan organisasi Islam di Indonesia. Dikutip dari Cahaya, momentum ini menjadi titik balik bagi umat Muslim untuk memperkuat ketaatan dan spiritualitas.
Jika dihitung dari posisi hari ini, Jumat, 17 April 2026, maka waktu yang tersisa menuju perayaan Idul Adha adalah sekitar 40 hari lagi. Rentang waktu ini menjadi krusial bagi masyarakat untuk mulai merencanakan pembelian hewan kurban hingga jadwal perjalanan keluarga.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama menggunakan metode hisab dan rukyat untuk menentukan awal bulan Zulhijah. Penetapan ini mengacu pada kriteria MABIMS yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dengan elongasi minimal 6,4 derajat.
Keputusan final pemerintah akan diumumkan melalui sidang isbat pada akhir bulan Zulkaidah mendatang. Namun, dalam kalender Hijriah yang telah diterbitkan, 1 Zulhijah 1447 H diprediksi jatuh pada 18 Mei 2026, sehingga Idul Adha jatuh pada 27 Mei 2026.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan tanggal Idul Adha lebih awal menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal. Melalui maklumat resminya, Muhammadiyah menetapkan 1 Zulhijah 1447 H pada Senin, 18 Mei 2026, dan Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026.
Metode yang digunakan Muhammadiyah bersifat matematis-astronomis sehingga kepastian tanggal dapat diumumkan tanpa menunggu pengamatan hilal secara langsung. Untuk tahun 2026, hasil perhitungan ini terpantau selaras dengan prediksi kalender pemerintah.
Di sisi lain, Nahdlatul Ulama tetap berpegang pada tradisi rukyatul hilal yang dipadukan dengan kriteria Imkan Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU). Kepastian dari pihak NU tetap akan menunggu hasil observasi empiris di lapangan pada akhir Zulkaidah.
Terdapat potensi besar Idul Adha 2026 akan dirayakan secara serentak oleh seluruh umat Islam di Indonesia. Kesesuaian hasil hisab antara berbagai pihak meningkatkan peluang kebersamaan dalam pelaksanaan salat Id maupun distribusi hewan kurban.
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama
Pemerintah telah menyusun jadwal libur resmi melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri terkait hari besar keagamaan. Masyarakat dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk keperluan ibadah maupun silaturahmi.
Berdasarkan ketetapan tersebut, Rabu, 27 Mei 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional Idul Adha. Sementara itu, Kamis, 28 Mei 2026 ditetapkan sebagai hari cuti bersama, memberikan kesempatan bagi publik untuk menikmati waktu istirahat yang lebih panjang.
Dari sisi keilmuan, Idul Adha mengandung makna ketundukan total kepada perintah Allah. Dalam buku Fiqh as-Sunnah karya Sayyid Sabiq, ibadah kurban dijelaskan sebagai manifestasi keikhlasan Nabi Ibrahim AS yang menjadi syariat hingga saat ini.
Imam Nawawi dalam karya Al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab juga menegaskan pentingnya ibadah ini. Beliau menyebut kurban sebagai sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi mereka yang memiliki kemampuan secara finansial karena memiliki dimensi sosial yang kuat.
Mengingat waktu yang tersisa masih cukup panjang, umat Muslim dapat mulai melakukan persiapan matang. Hal ini mencakup pemilihan hewan kurban yang sesuai kriteria syariat, pengaturan dana ibadah, hingga perencanaan mudik menuju kampung halaman.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·