Penyerang Bhayangkara FC U20, Fadly Alberto Hengga, terancam sanksi berat setelah diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap pemain Dewa United U20 dalam laga Elite Pro Academy (EPA) di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4/2026).
Insiden tersebut mencuat setelah rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan dugaan aksi tendangan keras ke arah pemain lawan usai pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Dewa United U20.
Dugaan keterlibatan alumnus Timnas Indonesia U17 tersebut memicu sorotan tajam mengingat statusnya sebagai salah satu pemain potensial yang pernah masuk dalam daftar 10 bintang muda Asia versi FIFA menjelang Piala Dunia U17 2025.
Fadly Alberto merupakan pemain kelahiran Timika, Papua Tengah, yang tumbuh besar di Bojonegoro sebelum akhirnya bergabung dengan akademi Bhayangkara FC pada tahun 2023 untuk berkompetisi di kelompok umur EPA U17.
Rekam jejak prestasinya tercatat cukup gemilang saat memperkuat Timnas Indonesia U17 di bawah asuhan pelatih Nova Arianto, termasuk membawa skuad Garuda Muda meraih peringkat ketiga pada ajang Piala AFF U17 2024 di Surakarta.
Puncak karier internasionalnya terjadi saat ia membantu Indonesia melaju ke perempat final Piala Asia U17 2025 dan mencetak gol kemenangan bersejarah saat menundukkan Honduras 2-1 di fase grup Piala Dunia U17 2025.
Berdasarkan laporan dari tirto.id, hingga saat ini pihak PSSI maupun operator kompetisi I-League belum memberikan keterangan resmi mengenai sanksi atau investigasi lebih lanjut terkait insiden kekerasan di lapangan tersebut.
| Tempat, Tanggal Lahir | Timika, 22 Juni 2008 |
| Klub Saat Ini | Bhayangkara FC U20 |
| Prestasi Individu | 10 Wonderkid Asia Versi FIFA |
| Prestasi Timnas | Posisi 3 Piala AFF U17 2024 |
Nama Fadly Alberto sebelumnya sempat disejajarkan dengan talenta muda Asia lainnya seperti Minato Yoshida dari Jepang dan Sadriddin Khasanov dari Uzbekistan oleh federasi sepak bola dunia, FIFA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·