Kasus Mahasiswi Dilindas Pemotor: Polisi Amankan CCTV-Sajam, Pelaku Diburu

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Rekaman CCTV detik-detik mahasiswi yang dilindas oleh pelaku penodongan dan barang bukti yang ditemukan oleh warga. Foto: Dok. Istimewa

Polres Sumedang masih memburu pria pemotor yang melindas seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran berinisial G.C.R (20) di kawasan Jatinangor pada Selasa (12/5).

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansyah, mengatakan penyidik telah mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan sebilah senjata tajam yang tertinggal di lokasi kejadian.

“CCTV sudah kami amankan. Senjata tajam juga sudah kami amankan, karena senjata tajam tersebut tertinggal di TKP,” ujar Tanwin dalam keterangannya, Jumat (15/5).

Rekaman CCTV detik-detik mahasiswi yang dilindas oleh pelaku penodongan dan barang bukti yang ditemukan oleh warga. Foto: Dok. Istimewa

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diketahui baru pulang setelah membeli makanan. Tiba-tiba diadang oleh pelaku.

Saat ditodong, korban berusaha melarikan diri. Tapi, korban terjatuh dan mengalami luka.

“Korban melarikan diri dan jatuh. Pada saat korban terjatuh, pelaku kemungkinan panik dan melarikan diri,” ujar Tanwin.

“Pelaku sempat menabrak kaki korban,” ucapnya.

Barang bukti pelaku penodongan mahasiswi Unpad yang dilindas di RT 03/RW 01 Dusun Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang saat ditemui pada Jumat (15/5/2026). Foto: Istimewa

Tanwin menyebut pelaku diduga mencoba membegal korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Korban ada sedikit luka gores-gores karena terjatuh dan sempat ditabrak oleh pelaku,” katanya.

Laporan kasus ini awalnya diterima oleh Kepolisian Sektor Jatinangor, kemudian penanganannya dibackup penuh oleh Satreskrim Polres Sumedang.

TKP mahasiswi Unpad yang dilindas oleh pelaku penodongan di RT 03/RW 01 Dusun Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang saat ditemui pada Jumat (15/5/2026). Foto: Abisatya/kumparan

Selain itu, proses penyelidikan juga mendapat dukungan dari Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat.

“Kami masih memburu pelaku,” ujar Tanwin.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya mahasiswa yang tinggal di kawasan Jatinangor, agar tetap waspada saat beraktivitas pada malam hari dan segera melapor apabila menemukan informasi yang berkaitan dengan keberadaan pelaku.