KDM Siapkan Revitalisasi Sekolah Unggulan, Siswa Tidak Mampu Dibiayai Pemprov

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berbincang dengan sejumlah siswa saat meninjau program pendidikan karakter dan kedisiplinan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (5/5/2025). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyiapkan kebijakan untuk mengembalikan kualitas sekolah negeri unggulan di Jawa Barat. Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Jawa Barat untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Dedi mengatakan, banyak sekolah negeri favorit yang kualitasnya menurun dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, hal itu dipengaruhi oleh berkurangnya daya dukung sekolah, pembiayaan, serta kualitas akademik siswa yang masuk.

“Di Jawa Barat, sekolah yang punya kualifikasi sebagai sekolah unggul itu tinggal SMA 3 Bandung,” kata Dedi usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jabar, Senin (11/5).

Menurutnya, saat ini banyak sekolah swasta yang mendominasi dalam hal kualitas pendidikan. Untuk itu, Pemprov Jawa Barat akan memperbesar jalur penerimaan siswa berdasarkan prestasi akademik dan non-akademik.

Prestasi non-akademik yang dimaksud mencakup bidang olahraga, seni, dan kemampuan lain yang dapat membentuk keunggulan siswa.

Sekolah-sekolah yang sebelumnya dikenal sebagai sekolah unggulan akan kembali difokuskan untuk menampung siswa berprestasi.

Bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang tidak diterima di sekolah unggulan, pemerintah akan menanggung biaya pendidikan mereka di sekolah swasta.

“Bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah dibiayai oleh Provinsi Jawa Barat,” kata Dedi.

Ia menegaskan kebijakan ini bertujuan agar sekolah negeri tetap memiliki kualitas tinggi dan dapat bersaing dengan sekolah swasta terbaik.