Hal ini disampaikan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gerai KDMP di Kampung Warsansan, Distrik Biak Utara, Kabupaten Biak Numfor.
“Semua program strategis nasional yang diberikan oleh Bapak Presiden Prabowo itu cuma-cuma, syaratnya tanah. Tanah dikasih gratis untuk dibangun. Jadi tanah tetap milik masyarakat,” kata Fakhiri dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa 26 Mei 2026.
Gerai koperasi yang dibangun di atas lahan sekitar 1.000 meter persegi itu nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari klinik, kantor koperasi, gerai penjualan, hingga gudang penampungan hasil produksi masyarakat.
Menurutnya, koperasi nantinya akan menjadi pusat distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat menuju Kota Biak. Pemerintah, kata dia, akan menyiapkan dukungan transportasi dan jaringan usaha agar hasil produksi warga memiliki akses pasar yang lebih luas.
Fakhiri juga meminta masyarakat tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik koperasi, tetapi mulai memperkuat sektor produksi di kampung. Ia mendorong warga menanam lebih banyak kelapa, mangga, pisang, dan jambu agar koperasi dapat berjalan aktif sekaligus menopang ekonomi keluarga.
Selain itu, Fakhiri menekankan pentingnya pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai dengan potensi daerah. Pemprov Papua, lanjutnya, akan terus berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten untuk mendukung pengembangan ekonomi kampung melalui koperasi serta berbagai program strategis lainnya.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·