Aksi kekerasan mengganggu jalannya peringatan Hari Pembebasan di Italia pada Sabtu, 25 April 2026, yang ditandai dengan serangan pistol udara terhadap anggota asosiasi partisan Anpi di Roma dan bentrokan fisik di Milan. Insiden tersebut merusak suasana perayaan nasional yang awalnya diharapkan berlangsung damai dengan pesan persatuan dari Presiden Sergio Mattarella.
Di Roma, sebuah serangan mendadak terjadi di area Taman Schuster saat iring-iringan massa sedang berlangsung. Seorang pria mengenakan pakaian kamuflase dan helm tertutup dilaporkan melepaskan tembakan menggunakan pistol udara ke arah pasangan peserta pawai yang mengenakan syal merah khas organisasi Anpi.
Kejadian di ibu kota tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka di tengah kerumunan yang juga diikuti oleh banyak anak muda. Penyerang langsung melarikan diri dari lokasi kejadian setelah melakukan aksinya, sementara para korban segera mendapatkan bantuan medis.
Ketegangan serupa pecah di Milan ketika kelompok pendukung Palestina terlibat konfrontasi dengan anggota Brigata Ebraica (Brigade Yahudi) di tengah parade. Bentrokan tersebut memaksa kelompok Brigade Yahudi untuk meninggalkan lokasi unjuk rasa setelah menerima berbagai intimidasi verbal dari massa yang menentang kehadiran mereka.
"Siete solo saponette mancate" teriak massa di Milan kepada anggota Brigade Yahudi sebagaimana dilaporkan editorialedomani.it.
Penghinaan tersebut menjadi puncak dari gesekan antar kelompok yang merusak citra perayaan yang seharusnya menjadi momen kebersamaan rakyat Italia. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari koalisi politik sayap kiri, sementara pihak sayap kanan dilaporkan masih belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·