Kemdiktisaintek jajaki potensi kolaborasi pendidikan dengan IABA

Sedang Trending 59 menit yang lalu
...Kita semua tahu bahwa ilmuwan dari perguruan tinggi luar negeri adalah juga aset negara kita

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjajaki potensi kolaborasi dengan Indonesian Association of British Alumni (IABA) atau Ikatan Alumni Britania Raya untuk mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan transformasi pendidikan tinggi Tanah Air.

"Kita semua tahu bahwa ilmuwan dari perguruan tinggi luar negeri adalah juga aset negara kita, dengan insight, jejaring, dan pengalaman yang diharapkan bisa berkontribusi dalam percepatan pembangunan Indonesia," kata Mendiktisaintek dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Menteri Brian menyoroti negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan China dapat maju dengan pesat, salah satunya karena memanfaatkan lulusan luar negeri dan diaspora untuk membangun negara.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara mengirim mahasiswa ke luar negeri dengan penguatan kualitas kampus di dalam negeri.

Baca juga: Pemerintah buka peluang kolaborasi pendidikan dan SDM dengan Palestina

Oleh karena itu, Mendiktisaintek menilai kolaborasi dengan IABA yang memiliki 600 lulusan doktoral dan perkiraan total alumni Indonesia dari perguruan tinggi Britania Raya sebanyak 10.000–20.000 orang dapat membantu mengakselerasi kualitas SDM pendidikan tinggi di Indonesia.

Ia juga mendorong perlunya kerja sama antarkampus lainnya yang bersifat transfer kapasitas bagi kampus Indonesia, seperti joint degree, double degree, mentorship professor, dan program kolaboratif lainnya.

"Pemerintah juga sedang menjajaki kerja sama mentorship dengan kampus top Inggris seperti University of Oxford, University of Cambridge, dan Imperial College London untuk penguatan kapasitas universitas di Indonesia," ujarnya.

Diketahui, kedua pihak sepakat untuk membuka ruang tindak lanjut dan kolaborasi teknis untuk mendukung penguatan pendidikan tinggi di Indonesia.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk mengembangkan SDM Indonesia untuk memperkuat bidang pendidikan sebagai dukungan pengembangan pembangunan nasional.

Baca juga: Kemdiktisaintek perkuat hubungan diplomasi sains Indonesia-Australia

Baca juga: Pemerintah gaet Harvard untuk perkuat pendidikan kedokteran Tanah Air

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.