Kemdiktisaintek nyatakan tak pandang bulu tindak pelaku kekerasan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan menyatakan pihaknya tak akan memandang bulu dalam menindak pelaku kekerasan seksual di lingkup pendidikan tinggi.

Wamendiktisaintek menekankan seluruh pihak baik dosen maupun mahasiswa akan ditindak tegas. Hal tersebut diungkapkannya dalam menanggapi maraknya kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus yang mencuat beberapa waktu terakhir.

"Tidak pandang bulu. Kalau itu memang dianggap melanggar etik, ya pasti ditindak. Kenapa demikian? Ya karena kampus itu bentengnya etik," katanya ditemui wartawan di Jakarta, Senin.

Fauzan menegaskan kampus tidak boleh menjadi "sarang" bagi orang yang berbuat hal-hal yang tak etis.

Ia menyebut pihaknya juga akan mengevaluasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) untuk memperketat pengawasan terhadap kasus kekerasan di lingkungan kampus.

"Dalam waktu dekat insya Allah akan kita evaluasi. Sangat tergantung kepada temuan yang itu akan dilakukan oleh satgas," ujarnya.

Wamendiktisaintek juga menyebut pihaknya telah melakukan audiensi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) terkait upaya evaluasi dan penanggulangan kasus serupa agar tidak terjadi di kemudian hari.

Baca juga: Kemdiktisaintek perkuat kemitraan global akselerasi talenta unggul

Ia juga mengusulkan agar berbagai kegiatan akademik yang berkenaan dengan kegiatan kampus seperti bimbingan skripsi, tesis, dan lain sebagainya untuk tetap dilakukan di wilayah kampus untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

"Kita juga menerapkan layanan-layanan pada mahasiswa itu memang seharusnya ya tidak di luar kampus, karena itu juga ditengarai dapat memicu kekerasan terutama hubungan antara dosen dan mahasiswa." tutur Wamendiktisaintek Fauzan.

Baca juga: Kemdiktisaintek buka peluang kemitraan pendidikan tinggi dengan Oxford

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.