Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mengelola data kependudukan berbasis digital di Depok, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026).
Kesiapan aparatur dinilai menjadi penentu keberhasilan sistem meskipun infrastruktur teknologi seperti keamanan siber dan jaringan telah tersedia secara mumpuni. Dilansir dari Detikcom, penguatan ini bertujuan mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan instansi pemerintah.
"Kalau infrastruktur jaringan cybersecurity kuat tapi SDM-nya jebol, apa artinya?" ujar Teguh Setyabudi, Dirjen Dukcapil Kemendagri.
Langkah strategis ini diimplementasikan melalui program Peningkatan Kapasitas Pengelola Data Kependudukan bagi Aparat Disdukcapil tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari kebijakan besar bertajuk Dukcapil Go Digital.
"Kalau sudah Go Digital, artinya ... pemanfaatan IT [menjadi] sangat urgen," kata Teguh Setyabudi, Dirjen Dukcapil Kemendagri.
Teguh memaparkan bahwa posisi data kependudukan saat ini sangat krusial karena berperan sebagai fondasi utama dalam berbagai sektor pelayanan publik di Indonesia. Data tersebut menjadi rujukan mulai dari perencanaan pembangunan hingga urusan bantuan sosial.
"Data Dukcapil itu adalah memayungi, menjadi basis ... [dan] tulang punggung terhadap semua pelayanan, kita mendasari semua pelayanan publik," jelas Teguh Setyabudi, Dirjen Dukcapil Kemendagri.
Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan sebagai identitas tunggal terus dioptimalkan untuk kebutuhan lintas sektor, termasuk pelaksanaan pemilihan umum dan kepala daerah. Berdasarkan laporan kinerja semester II tahun 2025, basis data mencatat jumlah penduduk Indonesia mencapai angka 288 juta jiwa.
Capaian perekaman KTP elektronik dilaporkan telah menembus angka 97 persen dari total penduduk yang wajib memiliki identitas tersebut. Saat ini, total populasi penduduk Indonesia secara keseluruhan telah berada di atas angka 289 juta jiwa.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·