Kemendikdasmen: TPG perkuat profesionalisme guru di Yogyakarta

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan penyaluran tunjangan profesi guru (TPG) memperkuat kesejahteraan hingga profesionalisme guru di Kota Yogyakarta, Provinsi DIY.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani menegaskan pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru melalui berbagai kebijakan, termasuk penyaluran tunjangan profesi bagi guru yang telah memenuhi persyaratan.

“Kemendikdasmen terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru melalui berbagai kebijakan, termasuk penyaluran tunjangan profesi guru bagi guru yang telah memenuhi persyaratan. Kami memahami masih ada tantangan yang dihadapi para guru di berbagai daerah, namun negara hadir dan terus bekerja agar kesejahteraan guru semakin baik dari waktu ke waktu,” ujar Nunuk dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin.

Baca juga: Kemendikdasmen: TPG cair bulanan membuat guru lebih sejahtera

Ia menceriterakan mengenai dampak TPG hadir dari para guru dan tenaga pendidik di SD Negeri Lempuyangan 1 dan SMP Negeri 15 Yogyakarta.

Di SD Negeri Lempuyangan 1, ia menyebutkan sebanyak 17 guru telah tersertifikasi dan menerima manfaat TPG yang dinilai mampu menopang kesejahteraan sekaligus meningkatkan kompetensi guru.

Salah seorang guru SD Negeri Lempuyangan 1, Shinta Puspitasari mengaku perjalanan memperoleh sertifikat pendidik bukanlah hal mudah.

Shinta harus membagi waktu antara mengajar, menyelesaikan tugas Pendidikan Profesi Guru (PPG), hingga mengikuti uji kompetensi.

“Sertifikat pendidik bukan sekadar syarat administrasi, tetapi bukti bahwa guru harus terus belajar demi memberikan pembelajaran terbaik bagi murid,” kata Shinta.

Menurutnya, TPG tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan keluarga, namun juga membuka ruang bagi guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran.

Ia mengaku dapat membeli alat peraga, buku latihan membaca, hingga mengembangkan metode belajar yang lebih kreatif dan menyenangkan bagi siswa.

Cerita serupa dirasakan oleh guru Bahasa Inggris SMP Negeri 15 Yogyakarta Mega Ayu Wulandari yang menilai TPG menjadi bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi guru.

Baca juga: Kemdikdasmen: 1,2 juta guru ASN daerah mulai terima tunjangan profesi

Baca juga: Kemendikdasmen beri penjelasan perbedaan nominal TPG periode 2026

Ia menyebut tunjangan yang diterima kurang lebih sebesar satu kali gaji pokok sesuai golongan masing-masing guru.

“Untuk saya sebesar Rp2.900.000. Tunjangan tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membantu pengembangan kompetensi profesional, seperti mengikuti pelatihan, seminar, hingga melanjutkan studi, membeli perangkat pendukung pembelajaran, maupun mengembangkan media ajar yang lebih inovatif,” ujar Mega Ayu.

Sementara itu, guru bimbingan dan konseling SMP Negeri 15 Yogyakarta Aulia Diah Pratiwi mengatakan TPG memberikan rasa bangga sekaligus pengakuan atas profesi guru yang selama ini menjadi fondasi penting pembangunan bangsa.

“Dengan kesejahteraan yang lebih baik, kami bisa lebih fokus mendampingi murid dan terus mengembangkan diri sebagai pendidik,” kata Aulia.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.