Polisi Menteng Temukan Tas Tablet Anak yang Tertinggal di Warung

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Personel Polsek Menteng berhasil menemukan dan mengamankan satu unit tas berisi tablet milik seorang anak yang tertinggal di warung pecel ayam Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2026). Penyelamatan barang berharga tersebut dilakukan setelah orang tua pemilik tas menghubungi layanan Call Center 110 Polri.

Insiden bermula saat seorang warga Depok bernama Lia bersama keluarganya makan di kawasan Menteng pada Rabu (13/5) malam, namun kemudian memutuskan membawa pulang pesanan karena sang anak mengantuk. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, keluarga tersebut baru menyadari tas sang buah hati tertinggal setelah sampai di kediaman mereka di wilayah Depok.

"Awalnya kami berempat: saya, sama suami, dan dua anak kami makan di warung pecel ayam di Jalan Sabang, pada Rabu (13/5) sekitar pukul 23.30 WIB," kata Lia.

Lia menjelaskan bahwa tas tersebut diletakkan di bawah meja dekat kursi saat mereka sedang menunggu pesanan. Situasi menjadi terburu-buru ketika anak bungsunya mulai rewel sehingga mereka segera meninggalkan lokasi tanpa memeriksa kembali barang bawaan.

"Nah, saat itu anak saya itu bawa tas isinya tablet, dia taruh di bawah meja dekat kursi. Lalu karena anak saya yang bungsu ini rewel, akhirnya kami putuskan untuk take away pesanannya, dan saya bersama dua anak saya kembali ke mobil sambil menunggu suami," jelas Lia.

Kekhawatiran muncul karena waktu sudah menunjukkan tengah malam dan jarak antara Depok ke Jakarta Pusat cukup jauh untuk melakukan pengecekan secara langsung. Lia kemudian berinisiatif menghubungi layanan darurat kepolisian untuk meminta bantuan pengecekan lokasi.

"Saya posisi bingung, mana capek karena sudah jam 12 tengah malam, kalau kami ke sana tapi ternyata nggak ada pikir kami cuma buang-buang waktu dan tenaga. Lalu saya ingat call center 110, saya coba telepon dan ternyata nyambungnya ke Polres Metro Depok, bukan ke Polrea Metro Jakpus, karena posisi saya sudah di Depok," beber Lia.

Meski sempat merasa pesimis, laporan tersebut segera diteruskan oleh operator Polres Metro Depok kepada jajaran Polres Metro Jakarta Pusat untuk ditindaklanjuti secara cepat.

"Singkatnya, call center 110 Polres Metro Jakpus juga menerima panggilan dan msrespons dengan sangat baik dan cepat. Intinya saya meminta tolong pak polisi untuk mengecek tas anak saya yang tertinggal di situ," ujar Lia.

Petugas dari Polsek Menteng langsung dikerahkan ke lokasi warung pecel ayam tersebut segera setelah menerima koordinasi dari operator call center. Personel kepolisian berkomunikasi langsung dengan pelapor untuk memastikan ciri-ciri barang yang dimaksud.

"Nggak lama kemudian, Pak Joko dari Polsek Menteng video call saya dari tempat makan itu dan menunjukkan tas putri saya 'ini bukan bu tasnya?' Dan ternyata masih ada di situ, diamankan sama ibu pemilik warung," ungkap Lia.

Lia menyatakan bahwa layanan kepolisian tersebut sangat membantu masyarakat dalam situasi darurat maupun kendala teknis seperti kehilangan barang di tempat umum.

"Jadi awalnya saya pesimis, pikir saya 'ini bapak polisi tengah malam saya minta bantuin hal sepele begini kira-kira mau nggak ya'. Tapi ternyata call center 110 itu beneran menindaklanjuti laporan saya, dan alhamdulillah masih ada tasnya," kata Lia.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh jajaran kepolisian yang terlibat, mulai dari tingkat polres hingga subdit di Polda Metro Jaya yang ikut merespons laporan tersebut.

"Saya sangat mengapresiasi bapak-bapak kepolisian, call center 110 benar-benar membantu. Saya mengucapkan terima kasih kepada Call Center 110 Polres Depok, Polres Jakpus, dan bapak-bapak polisi di Polsek Menteng serta Subdit Resmob Polda Metro Jaya juga, karena saya juga di saat yang sama meminta bantuan ke Subdit Resmob. Terima kaaih kepada Pak Kapolres Metro Jakpus dan jajaran. Tidak percuma lapor polisi. Ini pertama kali saya mencoba menghubungi 110 dan benar-benar dilayani dengan baik," tutur Lia.

Selain kepada aparat penegak hukum, Lia juga memberikan apresiasi kepada pemilik warung yang telah menjaga tas anaknya dengan jujur hingga petugas kepolisian datang.

"Dan saya juga berterima kasih kepada Ibu Nur Azizah, pemilik warung pecel ayam atas kejujurannya dan rasa tanggung jawabnya sehingga tas putri saya bisa diselamatkan oleh ibu tersebut. Saya bersyukur bertemu orang baik seperti Ibu Nur dan bapak-bapak kepolisian. Kalau yang nemuin orang jahat mungkin sudah hilang tablet tersebut," tutur Lia.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung memberikan konfirmasi mengenai keberhasilan anggotanya di lapangan.

"Benar ada laporan dari 110 dan alhamdulillah petugas respons dan mendatangi tempat tersebut, sehingga bisa ditemukan tas anaknya," kata Reynold.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk melalui jalur resmi akan selalu menjadi prioritas pelayanan demi keamanan dan kenyamanan warga.

"Mohon doa dan dukungannya agar kami Kepolisian Polres Jakarta Pusat selalu bekerja melayani masyarakat dengan baik," ujar Kombes Reynold.