Kemenhaj Pastikan Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi

Sedang Trending 33 menit yang lalu

Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai dilaksanakan pada Sabtu (23/5/2026). Dilansir dari Cahaya, seluruh jemaah kini telah tiba di Arab Saudi untuk bersiap menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Data operasional terbaru mencatat sebanyak 527 kloter yang membawa 202.551 jemaah dan 2.098 petugas telah mendarat di Makkah. Selain itu, sebanyak 16.596 jemaah haji khusus dilaporkan juga sudah tiba di Arab Saudi.

Fokus pelayanan saat ini sepenuhnya dialihkan untuk mematangkan persiapan sarana dan prasarana di Armuzna, seperti tenda, konsumsi, transportasi, hingga perlindungan jemaah. Hal tersebut ditegaskan oleh Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff demi memastikan kelancaran ibadah.

“Alhamdulillah, seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai. Saat ini, seluruh layanan kami arahkan untuk memastikan kesiapan Armuzna, mulai dari tenda, penempatan jemaah, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga penempatan petugas,” ujar Maria, Juru Bicara Kemenhaj.

Kemenhaj melarang keras Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) memasang atribut, spanduk, stiker, atau tanda penanda dalam bentuk apa pun di tenda jemaah. Aturan penempatan harus diikuti secara tertib demi mencegah kebingungan di area Arafah maupun Mina.

“Apabila petugas menemukan atribut atau identitas KBIHU yang terpasang di tenda Arafah maupun Mina, atribut tersebut akan langsung dicabut. Kemenhaj juga akan memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan kepada pihak yang tetap melanggar,” tegas Maria, Juru Bicara Kemenhaj.

Di sisi lain, Kemenhaj mencatat sebanyak 145.341 jemaah telah membayar dam sesuai ketentuan resmi. Sebanyak 102.364 jemaah membayar dam di Arab Saudi melalui Adahi, sedangkan 38.992 jemaah lainnya membayar melalui mekanisme di Indonesia.

“Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran jemaah untuk melaksanakan kewajiban dam secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Kemenhaj terus memastikan pengelolaan dam berjalan transparan dan memberikan kepastian bagi jemaah,” kata Maria, Juru Bicara Kemenhaj.

Menjelang puncak haji, jemaah diimbau menghemat tenaga, memperbanyak istirahat, menjaga asupan makanan, serta membawa barang secukupnya seperti dokumen identitas, obat pribadi, dan perlengkapan ibadah. Seluruh jemaah dan petugas juga diajak untuk saling peduli jika menemui jemaah lain yang kelelahan atau terpisah dari rombongan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Semoga seluruh jemaah diberi kesehatan, keselamatan, dan kemudahan, serta dapat kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah,” pungkas Maria, Juru Bicara Kemenhaj.