Kemenhaj Siapkan 177 Hotel untuk Jamaah Haji Indonesia di Makkah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh infrastruktur pendukung bagi jamaah haji Indonesia di Makkah telah siap digunakan menjelang pergerakan dari Madinah pada Minggu, 26 April 2026. Fasilitas utama yang disediakan mencakup akomodasi hotel, armada transportasi, hingga pemenuhan konsumsi harian para jamaah selama di Tanah Suci.

Pemerintah telah memetakan sebanyak 177 hotel yang tersebar di berbagai wilayah strategis untuk menampung seluruh rombongan yang dijadwalkan mulai masuk ke Makkah pada 1 Mei 2026 mendatang. Salah satu bangunan yang disiapkan memiliki kapasitas jumbo yang mampu menampung lebih dari 21.500 orang sekaligus, sebagaimana dilansir dari Cahaya.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Ihsan Faisal, memberikan konfirmasi bahwa seluruh sarana fisik hotel telah melewati fase inspeksi ketat untuk menjamin kelayakan layanan bagi jamaah Indonesia. Langkah ini dilakukan guna memastikan standar kenyamanan fasilitas internal tetap terjaga.

"Kita sudah menginstruksikan kepada para Kepala Sektor untuk segera memulai mengecek seluruh hotel-hotel, termasuk fasilitas dalamnya, tempat tidur, kamar mandi, fasilitas ruang makan, musala, lobi, dan lain sebagainya," kata Ihsan, Kepala Daerah Kerja Makkah.

Pihak otoritas juga memberikan jaminan terkait kebutuhan logistik dengan menyediakan layanan makan sebanyak tiga kali dalam sehari. Pemantauan terhadap operasional dapur produksi di wilayah Makkah dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas nutrisi dan kelancaran distribusi makanan.

"Ya, tentu konsumsi jemaah menjadi sangat penting untuk kesehatan dan menjaga stamina para jemaah. Setiap hari kita mengecek dapur-dapur konsumsi yang ada di daerah Makkah," ujar Ihsan, Kepala Daerah Kerja Makkah.

Untuk mobilitas dari penginapan ke Masjidil Haram, Kemenhaj mengoperasikan bus Salawat yang bersiaga selama 24 jam penuh. Layanan transportasi ini ditujukan untuk mempermudah pergerakan jamaah tanpa kendala jarak dari lokasi hotel mereka masing-masing.

"Khusus untuk bus Salawat ini, di depan masing-masing hotel ada halte. Dari situlah nanti para jemaah akan diantarkan ke Masjidil Haram," jelas Ihsan, Kepala Daerah Kerja Makkah.

Lokasi akomodasi jamaah tahun ini terbagi ke dalam lima wilayah utama, yakni Syisyah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah. Ihsan menyebutkan bahwa pembagian ini dibagi kembali menjadi 10 sektor operasional guna mengoptimalkan koordinasi layanan kesehatan dan transportasi berbasis embarkasi.

"Kelima wilayah tadi terbagi menjadi 10 sektor, yang masing-masing menaungi berbagai jemaah berbasis embarkasi," terang Ihsan, Kepala Daerah Kerja Makkah.

Daftar Sektor Akomodasi Jamaah Haji Indonesia di MakkahSektorJumlah Hotel/KapasitasWilayah Lokasi
Sektor 132 hotel (Kode 101-132)Makkah
Sektor 222 hotelSyisyah
Sektor 319 hotelSyisyah dan Raudhah
Sektor 423 hotelSyisyah dan Raudhah
Sektor 518 hotelSyisyah
Sektor 613 hotelJarwal
Sektor 717 hotelMisfalah
Sektor 813 hotelMisfalah
Sektor 919 hotelMisfalah
Sektor 101 hotel (Kapasitas >21.500)Aziziyah