Kemenhaj Sosialisasi Skema Murur & Tanazul, Pastikan Jemaah Ikuti Puncak Haji

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjer Bina PHU) Kemenhaj, Puji Raharjo. Foto: MCH 2026

Tahun 2026, skema Murur dan Tanazul akan diterapkan pada saat puncak haji 9 Zulhijah. Sosialisasi terkait skema ini terus dilakukan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjer Bina PHU) Kemenhaj, Puji Raharjo, mengatakan, sosialisasi dilakukan di 10 sektor yang ada di Makkah. Sosialisasi ditujukan kepada petugas kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

"Intinya kami berharap melalui kegiatan sosialisasi ini semua bersinergi bahu-membahu untuk memastikan seluruh jemaah haji kita itu bisa menyelenggarakan, mengikuti puncak ibadah haji itu secara normal, secara sehat, tanpa terkendala hal-hal yang menghalangi puncak ibadah haji," kata Puji di Makkah, Sabtu (16/5).

Puji yang juga menjabat sebagai Wakil Penanggung Jawab II PPIH Arab Saudi itu, mengatakan, jemaah haji Indonesia harus diatur kesehatan dan aktivitasnya, sehingga tidak kelelahan sebelum Armuzna.

Selain itu, kata Puji, PPIH Arab Saudi juga sosialisasi skema penyelenggaraan murur dan tanazul saat Armuzna. Mengingat keterbatasan tempat di Muzdalifah, maka jemaah lansia, risiko tinggi (risti), punya komorbid, serta pendamping lansia akan diikutkan murur.

Ilustrasi jemaah haji berihram. Foto: Dok. MCH 2026

Jemaah yang ikut murur akan diangkut pakai bus dari Arafah menuju Mina, tanpa turun di Muzdalifah.

"Mereka tidak harus turun di Muzdalifah dan tidak harus menunggu tengah malam untuk melewati Muzdalifah," kata dia.

Di waktu yang sama, PPIH akan menempatkan jemaah yang sehat untuk mabit di Muzdalifah dan akan dibawa ke Mina mulai lepas tengah malam.

"Itu yang akan kita lakukan," kata dia.

Pada kesempatan tersebut ia berpesan terkait skenario penyelenggaraannya kepada para ketua kloter, para pembimbing ibadah, agar mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh Satuan Operasi Armuzna dan PPIH Arab Saudi. Adapun skema Tanazul juga masih terus disempurnakan.

"Hari-hari ini kita sedang menggodok finalisasi mekanisme, peraturan dan pembagian jemaah yang akan mengikuti skema-skema tersebut. Sehingga pada waktunya nanti kita berharap semua jemaah haji kita itu terlayani dengan baik," kata Puji.