Kemenhub Tambah Dermaga Gilimanuk dan Kapal Besar, Atasi Kemacetan Penyeberangan Bali

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berupaya mengatasi kemacetan di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Bali, dengan menambah dermaga dan kapal besar. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan rencana ini pada Senin (13/4/2026) di Gedung DPR, Jakarta.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kepadatan yang kerap terjadi di jalur penyeberangan Gilimanuk-Ketapang. Kemenhub juga berencana melakukan hal serupa di pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni. Penambahan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus penumpang dan kendaraan.

Selain penambahan dermaga, Kemenhub juga berencana menambah kapal berukuran besar di rute Gilimanuk-Ketapang. Untuk mendukung kelancaran, Kemenhub juga akan menyiapkan area penyangga (buffer zone) bagi kendaraan yang menunggu antrean penyeberangan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat terealisasi pada tahun depan.

Dudy mengungkapkan bahwa rencana penambahan dermaga telah dikomunikasikan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Bali. "Di Gilimanuk kemarin kan kita ada pembicaraan dengan Gubernur Bali, salah satunya adalah kita ingin menambah dermaga plengsengan di wilayah Bali, supaya kita bisa memecah arus penyeberangan seperti yang kita lakukan di Merak-Bakauhuni," ujar Dudy kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk menjadi perhatian serius, terutama saat libur panjang. Antrean kendaraan pernah mencapai 32 kilometer, menyebabkan beberapa pemudik kelelahan. Peningkatan volume penumpang dan kendaraan, yang diperparah dengan libur Lebaran yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, menjadi penyebab utama kemacetan tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, juga mengkonfirmasi adanya peningkatan volume kendaraan menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk. Hal ini menjadi dasar bagi Kemenhub untuk mempercepat upaya peningkatan kapasitas dan pelayanan di pelabuhan tersebut.