Kemenhut kerja sama kembangkan ekowisata mangrove Kabupaten Penajam

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Timur dalam mengembangkan Ekowisata Mangrove Kampung Baru, Kecamatan Penajam, secara berkelanjutan.

"Dipilihnya Kabupaten Penajam Paser Utara, karena memiliki potensi besar pengembangan wisata berbasis hutan mangrove (bakau)," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan (Setditjen PDASRH) Kemenhut, Muhammad Zainal Arifin saat meninjau ekowisata mangrove di Penajam, Kamis.

Kolaborasi pengembangan kawasan Ekowisata Mangrove Kampung Baru, lanjut dia, termasuk mendampingi kelompok sadar wisata (pokdarwis) agar mampu mengelola dan mengembangkan ekowisata mangrove secara berkelanjutan.

Ekowisata Mangrove Kampung Baru di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, memiliki luas area sekitar 60 hektare, difokuskan sebagai kawasan konservasi serta wisata edukasi dengan fasilitas jembatan titian sepanjang 677,8 meter.

Diharapkan pengembangan Ekowisata Mangrove Kampung Baru tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Kerja sama yang dilakukan sebagai dukungan terhadap program rehabilitasi mangrove di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), jelas dia, Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan wilayah penyangga yang memiliki konektivitas langsung dengan ibu kota baru Indonesia.

Kemenhut fokus pada pembangunan fisik, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Kemudian juga mendorong dukungan pendanaan untuk membantu kelompok sadar wisata dalam membangun fasilitas penunjang, menurut Zainal Arifin, sehingga kawasan tersebut dapat berkembang menjadi destinasi unggulan.

Pemerintah kabupaten menjaga dan mengembangkan potensi ekosistem mangrove, timpal Bupati Penajam Dapat Utara, sebagai salah satu aset penting daerah dari sisi lingkungan maupun pariwisata.

Ekosistem mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat melalui pengembangan ekowisata.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terus menerus mendorong pembentukan dan penguatan pokdarwis diberbagai wilayah di kabupaten setempat, demikian Muhammad Mudyat Noor.

Baca juga: Kementan berikan lampu hijau bantu Penajam pengembangan sektor pangan

Baca juga: Kabupaten Penajam masuk wilayah pengembangan KSN PPN/Bappenas

Baca juga: Bank Tanah lindung 507 hektare hutan bakau di Penajam untuk pariwisata

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.